Breaking News:

Pencairan Dana Desa Masih Minim

Hingga kini, baru 12 gampong di Lhokseumawe yang sudah mencairkan dana desa (DD) tahap pertama tahun 2021

Acehselatan.com
Ilustrasi 

LHOKSEUMAWE -  Hingga kini, baru 12 gampong di Lhokseumawe yang sudah mencairkan dana desa (DD) tahap pertama tahun 2021. Sementara 56 gampong lain, APBG-nya masih dalam tahap evaluasi di tingkat kecamatan dan tahap review di Inspketorat setempat. Jika mengacu pada target Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Lhokseumawe--dimana pada awal Februari 2021, semua desa sudah mencairkan dana tersebut--maka realisasi yang ada saat ini masih minim.

Kepala DPMG Lhokseumawe, Bukhari SSos MSi, kepada Serambi, Minggu (14/2/2021), menyebutkan, 12 desa yang DD tahap pertama sudah masuk ke rekening gampong yaitu Tumpok Teungoh, Simpang Empat, Hagu Teungoh, Ujong Blang, Lancang Garam, dan Hagu Barat Laut (Kecamatan Banda Sakti). Cot Girek Kandang (Muara Dua), Blang Naleung Mameh, Padang Sakti, dan Meuria Paloh (Muara Satu), dan Desa Seuneubok (Blang Mangat).

“Walaupun terlambat atau tidak sesuai target, tapi jika dibanding dengan kabupaten/kota lain di Aceh, pencairan dana desa tahap satu tahun 2021 di Lhokseumawe masih dalam katagori lumayan," ungkap Bukhari.

Menurutnya, keterlambatan itu terjadi karena pada tahun ini mekanisme pencairan dana desa tahap pertama lebih panjang. “Tahun ini, setelah selesai dievaluasi di tingkat kecamatan, APBG juga harus direview oleh Inspektorat. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya, review oleh Inspektorat dilakukan pada akhir tahun. Tapi, aturan Mendagri yang baru mengharuskan review oleh Inspektorat dilakukan sebelum dana desa dicairkan," jelasnya.

Untuk 56 gampong yang belum mencairkan dana desa tahap pertama, lanjut Bukhari, hanya beberapa desa lagi yang masih pada tahap evàluasi APBG di tingkat kecamatan. Sedangkan 50-an gampong lain, tambahnya, APBG-nya saat ini sedang direview oleh Inspektorat. 

Guna mempercepat proses review, kata Bukhari, besok (hari ini-red) pihaknya akan duduk dengan Inspektorat untuk mencari solusi. "Kita upayakan agar pada akhir Februari ini, dana desa tahap pertama sudah cair semua. Sebab, dalam APBG ada dana untuk BLT (bantuan langsung tunai)  jatah Januari 2021 yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat," demikian Bukhari. 

Berharap Review Dipercepat

Anggota DPRK Lhokseumawe, Dicky Saputra, menyayangkan sampai saat ini pencairan dana desa tahap pertama di kota itu masih minim. Padahal, menurutnya, masyarakat menunggu bisa segera menerima BLT (bantuan langsung tunai) yang bersumber dari dana desa.

"Di masa pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat yang berhak menerima BLT dari dana desa sangat  berharap uangnya segera cair. Tapi, ini sudah pertengahan Februari, masih banyak desa yang belum bisa menyalurkan BLT karena dana desa belum cair," ungkapnya.

Bila  pencairan itu terkendala karena belum selesai review di tingkat Inspektorat, Dicky berharap proses review tersebut bisa dipercepat. "Kita harapkan, akhir Februari ini dana desa tahap pertama sudah bisa cair untuk semua desa," pungkasnya. (bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved