Breaking News:

47 Pemain Aceh Besar Lolos Seleksi, Persiapan Pra-PORA

PSSI Aceh Besar, Selasa (16/2/2021) resmi merilis nama pemain yang lolos seleksi tahap pertama untuk persiapan ke Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh

FOTO KIRIMAN CIK BOY
Ketua KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim memberi pengarahan kepada pemain seleksi Pra-PORA di Lapangan PS Karya Utama Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Minggu (14/2/2021). 

BANDA ACEH - PSSI Aceh Besar, Selasa (16/2/2021) resmi merilis nama pemain yang lolos seleksi tahap pertama untuk persiapan ke Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA).

“Dari ratusan pemain yang ikut seleksi yang digelar di empat lapangan, tim pemandu bakat menetapkan 47 nama,” ungkap Ketua Umum Askab PSSI Aceh Besar, Muslem MS kepada Serambi, Selasa (16/2/2021).

Pemain terpilih itu dipantau melalui seleksi oleh tim pemandu bakat  yang terdiri dari Efendi HT, Kurniawan, Muslem alias Ngoh Lem, dan Samsuar. Kala itu, tim pemandu bakat menyaksikan seleksi di Lapangan Montasik, Kuta Malaka, Carlos Lhoknga, dan PS Karya Utama Lamreung.

Dari hasil seleksi tahap pertama, Kecamatan Lhong, Indrapuri, dan Suka Makmur boleh berbangga. Pemain ketiga kecamatan tersebut tercatat paling banyak lolos seleksi. Tiga kecamatan itu berhasil meloloskan masing-masing lima pemain.

Sementara Kecamatan Darul Imarah, Kuta Baro, Simpang Tiga, dan Darussalam berada di posisi kedua. Sebab, keempat kecamatan itu mampu meloloskan masing-masing empat pemain. Sedangkan sisanya pemain Pra-PORA hasil seleksi tahap awal ini tersebar di sejumlah kecamatan.

Menurut Keuchik Muslem–sapaan akrab Muslem MS-kriteria pemilihan pemain itu terdiri dari transisi saat menyerang dan bertahan ketika ditekan lawan. Kemudian, kerjasama tim selama mengikuti seleksi. Kecuali itu, penguasaan bola dan finishing gol.

“Kami sudah memberikan kepercayaan penuh kepada tim pemandu bakat. Jadi, kami sama sekali tidak melakukan intervensi terhadap keputusan tim pemandu bakat. Hal ini agar Aceh Besar dapat menjaring pemain berkualitas dan memiliki kemampuan,” tegas Keuchik Muslem MS.

Bukan rahasia lagi, tambah Muslem, bahwa persaingan lolos ke PORA 2021 ke Pidie terhitung sengit dan berat. 21 kabupaten/kota di Aceh harus saling mengalahkan demi memperebutkan enam tiket lolos ke PORA. Sementara dua tiket sudah menjadi milik tuan rumah Pidie, dan juara bertahan PORA, Kota Lhokseumawe.

Kecuali itu, PSSI Aceh Besar memiliki tanggungjawab besar mengingat Ketua Umum KONI, Muhibuddin Ibrahim sudah mewanti-wanti agar cabang sepakbola dapat lolos ke PORA 2021. Bahkan, Muhibuddin Ibrahim juga hadir langsung ke lapangan Lamreung untuk mematau dan menyaksikan proses seleksi.

Pada bagian lain, Muslem mengakui, seleksi tahap kedua akan dimulai pada akhir Februari 2021. Hanya saja, pihaknya belum memutuskan lapangan yang akan dijadikan sebagai tempat seleksi lanjutan.

“Untuk memastikan seleksi tahap kedua, kami akan menyurati pemain secara resmi. Kecuali itu, dalam waktu dekat ini, PSSI juga memutuskan lapangan mana yang akan dipakai oleh tim pemandu bakat di seleksi lanjutan nanti,” ungkap Keuchik Muslem.

Ia menegaskan, dari jumlah yang lolos di seleksi tahap pertama, mereka sudah merencanakan untuk menyisakan 25 pemain saja. Sehingga 25 pemain inilah yang akan mengikuti Pelatda hingga pelaksanaan Pra-PORA cabang sepakbola. “Semoga seleksi tahap kedua bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved