Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Baru Setahun Rampung, Jembatan di Kaloy Aceh Tamiang Hancur Diterjang Banjir

Warga sekitar mengatakan, insiden ini terjadi ketika kawasan yang berada di tepi Sungai Tamiang itu dilanda banjir pada Oktober 2020 lalu.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kondisi jembatan di Kaloy, Aceh Tamiang pada Rabu (17/2/2021), terlihat hancur usai diterjang banjir pada tahun lalu. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sebuah jembatan di Dusun Tanjungmulia, Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu hancur akibat hantaman banjir yang menerjang kawasan itu pada tahun lalu.

Warga sekitar mengatakan, insiden ini terjadi ketika kawasan yang berada di tepi Sungai Tamiang itu dilanda banjir pada Oktober 2020 lalu.

“Kejadiannya malam, sekitar bulan sepuluh (Oktober 2020). Waktu itu air sungai sedang tinggi,” kata Lukman Hakim, warga yang rumahnya persis di depan jembatan tersebut, Rabu (17/2/2021).

Dia menjelaskan, ambruknya jembatan itu diawali beberapa kali suara derit besi. Tak lama kemudian, warga dikejutkan dengan suara gemuruh yang cukup keras.

“Suaranya kuat, untung ketika itu tidak ada orang sedang jalan di atas jembatan,” ujar Lukman Hakim.

Baca juga: BREAKING NEWS - Rumah Dinas Kalapas Narkotika Langsa Diteror, Granat Diletakkan di Bawah Mobil

Baca juga: Kepala Desa yang Bacok Warga Kaget Divonis 8 Tahun Penjara, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

Baca juga: Waspada! Inilah 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan untuk Mengatasi Sesak Napas

Lukman dan warga lainnya tak menyangka jembatan yang menjadi akses vital itu ambruk dengan kerusakan yang sangat parah. Sebab jembatan itu baru selesai dikerjakan tahun 2019.

“Pas setahun, kami ingat diselesaikan malam takbiran 2019, dan ambruknya tak lama setelah lebaran 2020,” sambungnya.

Warga berharap, perangkat pemerintah bertindak cepat melakukan penanganan, mengingat jembatan itu menjadi satu-satunya akses hilir mudik penduduk.

Namun melihat kerusakan yang begitu parah, warga menyarankan, agar pemerintah sebaiknya membangun jembatan baru di lokasi yang sama.

“Pondasinya pun terangkat, jadi mana bisa diperbaiki. Satu-satunya cara harus buat jembatan baru,” ungkap dia.

Baca juga: Petugas PLN Meninggal Kesetrum di Peureulak

Baca juga: Gempa 5,6 SR Guncang Iran, 10 Orang Terluka

Baca juga: Proyek Tol di Lokasi Nisan Setop Sementara

Dia menyebutkan, selama ini perangkat kampung dan kecamatan sudah beberapa kali datang meninjau lokasi.

“Kalau yang datang meninjau banyak, tapi belum ada perubahan, tetap tidak diperbaiki,” ucapnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved