Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Pak Jokowi Sangat Detail, Saya Bisa Kalah

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, menceritakan bagaimana aktivitasnya berubah selama pandemi Covid-19

Editor: bakri
Pak Jokowi Sangat Detail, Saya Bisa Kalah
FOR SERAMBINEWS.COM
Muhammad Lutfi

* Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi (2)

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, menceritakan bagaimana aktivitasnya berubah selama pandemi Covid-19.  Lutfi menjabat sebagai menteri perdagangan saat pandemi Covid-19, sehingga ada beberapa penyesuaian. Ia tidak bisa lagi melakukan fitness di gym serta banyak pikiran dalam mengatur perdagangan Indonesia hingga membuat bobot tubuhnya naik 3 kilogram.

Namun dalam protokol kesehatan, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2001-2004 ini sangat taat, disiplin memakai masker. Berikut lanjutan petikan wawancara eksklusif Tribun Network bersama Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi:

Apa kira-kira bisnis yang patut digeluti ke depan dengan prospek bagus di kalangan UKM agar bertahan atau tumbuh di tengah pandemi?

Kalau saya terus terang, semua yang berbasis digital ini akan menjadi suatu terobosan luar biasa. Kalau saya membaca bagaimana Gojek pada 2017 jual martabak di Jakarta Rp 500 miliar setahun.

Saya tanya sekarang, berapa tukang martabak yang jualan di Gojek? Paling 200 pedagang, kalau 200 pedagang dibagi Rp 500 miliar ini jangan-jangan pendapatan per bulamnya jauh lebih tinggi daripada menteri.

Cuma masalahnya begini, karena ini era kolaborasi, Anda mesti jual martabak harus enak. Kalau tidak enak pasti tidak laku karena ini kolaborasi, ini adalah era baru. Bisa dibayangkan, sekarang ada di Bintaro jual pisang madu. Penjualannya Rp 150 juta per hari, kalau Rp 150 juta itu pisangnya Rp 50 juta atau Rp 20 juta ongkos pisangnya satu hari.

Bisa dibayangkan Rp 20 juta itu pisangnya berapa truk? Jadi, ini adalah era baru, jadi kalau saya ditanya kita mesti kemana? Kita mesti dagang lagi, jadi eksportir baru lagi. Saya akan atur perdagangannya, bukan proteksi, tapi saya ingin perdagangan di Indonesia punya bidang level sama serta pasar sejajar, terutama di digital.  Saya lagi pelajari supaya semoga pasar kita didominasi orang Indonesia.

Anda menjabat ketika pandemi. Bisa diceritakan apa yang berbeda dengan gaya hidup sehari-hari ketika pandemi ini, termasuk ketika mendapat amanah sebagai menteri perdagangan?

Saat pulang ke Jakarta (dari Amerika Serikat) naik 3 kilogram gara-gara tempat gym saya tutup. Jadi, karena gym-nya tutup, saya tidak angkat besi, cuma lari saja ditambah, lalu terasa puyeng, kalau puyeng bawaannya cuma ngemil. Ya, sudah naik 3 kilogram. Jadi, saya tadi lari pagi ketemu sama tetangga saya, Sandi Uno, dia larinya sendiri, saya larinya sendiri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved