Berita Aceh Selatan

Bakar Sampah Tanpa Pengawasan, Rumah Warga Labuhanhaji Barat Nyaris Ludes Dilalap Api

Rumah milik Mustafa, Warga Gampong Pante Gelima, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan nyaris ludes terbakar, Jumat (19/02/2021..

Penulis: Taufik Zass | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Rumah milik Mustafa, Warga Gampong Pante Gelima, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan nyaris ludes terbakar, Jumat (19/02/2021) malam pukul 22.26 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. 

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Rumah milik Mustafa, Warga Gampong Pante Gelima, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan nyaris ludes terbakar, Jumat (19/02/2021) malam pukul 22.26 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir Puluhan Juta Rupiah.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Sealatan, Cut Syazalisma SSTP mengakui adanya kebakaran tersebut. Menurutnya, begitu mendapat laporan dari Camat Labuhan Haji Barat bawa telah terjadi kebakaran di salah satu rumah warga di Gampong Pante Gelima, pihaknya langsung mengerahkan Pos Damkar-PB 03 WMK Labuhan Haji ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

"Sekitar dua puluh menit kemudian Api berhasil dipadamkan secara menyeluruh, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir Puluhan Juta Rupiah. Api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar, karena tanpa pengawasan api berhasil menjalar kedapur rumah hingga menimbulkan kebakaran, beruntung informasi cepat sampai ke kita sehinga api langsung dapat dipadamkan sebelum melahap habis bangunan rumah yang di ketahui milik saudara Mustafa ini," ungkapnya.

Kalak BPBD Aceh Selatan itu kembali mengimbau masyarakat, dikarenakan saat ini masih dalam kondisi kemarau yang sangat rentan memiju terjadinya kebakaran baik di pemukiman maupun di hutan dan lahan, agar masyarakat berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, pastikan kondisi api betul-betul padam saat di tinggalkan jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali.

"Karena kecerobohan kita bukan hanya menimbulkan kerugian secara pribadi tapi juga berpotensi merugikan masyarakat banyak," pungkas Cut Syazalisma.(*)

Baca juga: Memasuki Hari ke-6, Satgas Dalkarhutla belum Berhasil Padamkan 2 Titik Kebakaran Lahan di Bakongan

Baca juga: Selidiki Boat Terbakar dengan Kerugian Rp 500 Juta, Polisi Turunkan Tim Identifikasi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Segera Dimulai, Kemenkes Jelaskan 2 Mekanisme Pendaftaran

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved