Rabu, 29 April 2026

Internasional

Joe Biden Deklarasikan Bencana Besar di Texas, 14 Juta Orang Kesulitan Air Bersih

Presiden AS Joe Biden mengumumkan bencana besar di Texas AS, membuka jalan bagi lebih banyak dana federal mengalir.

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden Joe Biden 

SERAMBINEWS.COM, TEXAS - Presiden AS Joe Biden mengumumkan bencana besar di Texas AS, membuka jalan bagi lebih banyak dana federal mengalir.

Listrik kembali mengalir di Texas dan suhu akan meningkat, tetapi setidaknya 14 juta orang masih kesulitan mengakses air bersih.

Biden mengatakan akan mengunjungi Texas agar tidak membebani upaya bantuan.

Dilansir AP, Minggu (21/2/2021), 70 kematian telah dikaitkan dengan cuaca dingin di seluruh AS .

Pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat untuk Texas, bersama dengan Oklahoma dan Louisiana.

Dalam pernyataan di Texas yang dirilis oleh Gedung Putih, Presiden Biden mengatakan telah memerintahkan bantuan federal.

Baca juga: Salju Membeku, Listrik Padam, Puluhan Warga Texas Tewas Kedinginan di Dalam Rumah

Hal itu untuk melengkapi upaya pemulihan negara bagian dan lokal yang terkena badai musim dingin parah.

"Bantuan dapat mencakup hibah untuk perumahan dan perbaikan rumah, pinjaman berbiaya rendah untuk menutupi kerugian harta benda yang tidak diasuransikan," kata Gedung Putih.

"Juga ada program lain untuk membantu individu dan pemilik bisnis pulih dari dampak bencana," kata pernyataan itu.

Biden telah berhubungan dengan walikota beberapa kota terbesar Texas.

Seperti Houston, Austin dan Dallas, untuk memastikan memiliki akses ke sumber daya pemerintah.

Beberapa negara bagian selatan lainnya yang dilanda badai salju dan es minggu ini juga melaporkan pemadaman layanan air.

Baca juga: Badai Salju Kejutkan Ribuan Ekor Kura-kura, Dikumpulkan di Gedung Tanpa Listrik di Texas

Cuaca musim dingin juga memutus aliran air di kota Jackson, Mississippi, rumah bagi sekitar 150.000 orang.

Serta daerah terbesar di Tennessee yang mencakup kota Memphis, dengan lebih dari 651.000 penduduk.

Pejabat kota di Jackson mengatakan instalasi pengolahan air berjalan kembali.

Tetapi 43.000 rumah tangga masih kesulitan air bersih, WLBT TV melaporkan.

Di seberang AS bagian Selatan, wilayah yang tidak terbiasa dengan suhu yang sangat dingin.

Orang-orang yang pipanya membeku terpaksa mendidihkan salju untuk menjadikan air bersih.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved