Breaking News:

Berita Kutaraja

Sorot Penangkapan Pemuda Perakit Senpi, Koalisi NGO HAM Aceh Surati Jokowi & Minta Kasus Dihentikan

Direktur Koalisi NGO HAM Aceh mengatakan, seharusnya negara memberikan pendampingan untuk RFR atas keahliannya, bukan menyeretnya ke ranah hukum.

Koordinator Koalisi NGO HAM, Zulfikar Muhammad 

“Kesempatan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk dihentikan perkara hukumnya di bawah kebijaksanaan dan kearifan Bapak Kepala Kepolisian Republik Indonesia,”" demikian bunyi suratnya.

Baca juga: Masuk Musim Kemarau, BMKG Minta Warga Waspadai Kebakaran di Lahan Gambut

Baca juga: Gerebek Warung Remang-remang, Polisi Ciduk Mucikari dan 4 PSK

Baca juga: VIDEO - Erupsi Gunung Etna Menjadi Pertunjukan Kedahsyatan Alam

Zulfikar Muhammad yang dikonfirmasi Serambinews.com mengungkapkan, alasan pihaknya menyurati Presiden karena menurut dia apa yang dilakukan RFR bukan kesalahan, karena dia membuat sebuah karya berdasar ilmu yang dimiliki.

Yang tidak dimiliki RFR, kata Zulfikar, hanya soal administratif yaitu tidak punya izin untuk merakit dan dan memiliki karyanya.

Menurut Zulfikar, disinilah peran negara dalam memberi saluran tertentu bagi anak bangsa yang mempunyai karya besar seperti RFR.

“Baru ada kejahatan jika RFR menyalahgunakan karya untuk kejahatan, itu baru salah,” ulasnya.

Baca juga: Hakim Texas Akan Mengevakuasi Penduduk, Jika Tahu Pemadaman Listrik Berlangsung Lama

Baca juga: VIDEO - Pendaki Gunung Lawu Tersesat Berhasil Diselamatkan, Dituntun Burung Jalak

Baca juga: IKAT Aceh Sosialisasikan Pendidikan di Timur Tengah ke 19 Daerah

Seharusnya, polisi dapat menemukan motif kepemilikan senjata api rakitan saat awal pemeriksaan 1x24 jam,” pungkas Zulfikar.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved