Breaking News:

Aksi Kemanusiaan Warga Aceh di Malaysia, Salurkan Bantuan Hingga Kuala Terengganu

Kepedulian warga Aceh di Malaysia terhadap sesama yang dilanda musibah memang patut diacungi jempol

IST
Warga Aceh di Malaysia bersama Yayasan Pelindung dan Kesedaran Pencegahan Jenayah Malaysia (YPKPJM) dan Unit Kesedaran Pencegahan Jenayah (UKPJ) berfoto bersama seusai menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir di Kijal, Distrik Kemaman, Terengganu, Malaysia, Minggu (21/2/2021). 

Kepedulian warga Aceh di Malaysia terhadap sesama yang dilanda musibah memang patut diacungi jempol. Meski banjir di negeri jiran tersebut sudah mereda, tetapi bantuan dari warga Aceh bagi para korban banjir masih terus mengalir.

WARGA Aceh di Malaysia, Minggu (21/2/2021) kemarin kembali menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir. Kali ini bantuan disalurkan kepada warga Kijal, mukim di Distrik Kemaman, Terengganu, Malaysia.

Informasi dari anggota komunitas Aceh di Malaysia, Jafar Insya Reubee kepada Serambi kemarin, bantuan itu disalurkan warga Aceh bekerja sama dengan Yayasan Pelindung dan Kesedaran Pencegahan Jenayah Malaysia (YPKPJM) dan Unit Kesedaran Pencegahan Jenayah (UKPJ).

“Total ada 300 paket bantuan yang disalurkan. Terdiri dari berbagai bahan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, ikan kaleng, telur, mi instan, air mineral, tepung, dan berbagai bahan makanan lainnya,” sebut Jafar.

Bantuan bahan makanan itu ia sebutkan, berasal dari sumbangan warga Aceh dan peniaga (pedagang) Aceh dari Zon (kawasan) Puchong Selangor, yang dikoordinir oleh Dato’ Dr Eko Indra Jaya atau yang akrab disapa Haji Man, Paya Meuneng Matang Gelumpang Dua, dan Ketua Peniaga-peniaga Aceh Zon Puchong, Tgk H Muhammad Sayuti bin Hamidansyah MA.

Bantuan bahan pokok itu diserahkan secara simbolis oleh Haji Man kepada Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Kijal, Yang Berhormat Dato' Seri Ahmad Said, mantan menteri besar Terengganu. “Bantuan itu sudah kita serahkan tadi untuk diagihagihkan (didistribusikan) kepada warga yang membutuhkan,” imbuh Jafar Insya Reubee.

Jafar juga menginformasikan bahwa 300 paket bantuan itu diangkut dari Gombak, Kuala Lumpur. Butuh waktu hingga 5 jam perjalanan untuk bisa sampai di Kijal, Terengganu. Bantuan diangkut dengan menggunakan 15 unit mobil pikap, ditambah dengan 7 unit mobil pribadi.

“Semoga bantuan ini, meski tidak seberapa, bisa ikut membantu meringankan beban para korban banjir di Kijal,” harap Jafar.

Masyarakat Aceh di Malaysia selama ini memang dikenal aktif melakukan kegiatan sosial. Saat banjir besar melanda Malaysia pada Januari kemarin, komunitas warga Aceh di Malaysia langsung bergerak menggalang bantuan. Hingga saat ini, tercatat sudah beberapa kali komunitas warga Aceh menyalurkan bantuan kepada para korban banjir.

Banjir yang terjadi awal tahun kemarin memang merupakan yang terbesar yang melanda Malaysia sejak tahun 2015 lalu. Banjir dilaporkan merendam enam negara bagian. Lebih dari seribu orang terdampak di Negara Bagian Terengganu, Negara Bagian Pahang, dan Negara Bagian Johor. Sedangkan warga terdampak banjir antara 500 hingga 999 orang terjadi di Negara Bagian Perak.

Kondisi terkini di kawasan Kajal, Terengganu, berdasarkan keterangan Jafar Insya Reubee, banjir sudah mereda. Warga setempat sedang dalam proses pemulihan dan bersih-bersih. “Meski demikian, bantuan yang sudah kita himpun ini tetap kita salurkan untuk membantu meringankan beban mereka,” demikian Jafar Insya Reubee.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved