Breaking News:

Video

VIDEO - UAV Bersenjata Produk Turki Capai 300.000 Jam Terbang, Dipakai untuk Operasi Militer

Teknologi drone mutakhir negara itu memberikan keuntungan biaya serta mengurangi korban dalam operasi militer.

Teknologi drone mutakhir negara itu memberikan keuntungan biaya serta mengurangi korban dalam operasi militer.

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Sebuah pesawat tak berawak (UAV) bersenjata produk Turki jam terbangnya sudah capai 300.000 jam.

Demikian laporan perusahaan produsen kepala petugas teknologi Bayraktar, pada hari Senin (22/2/2021).

Melalui twitter Selcuk Bayraktar mengatakan UAV dengan nama Bayraktar TB2, digunakan untuk beberapa operasi militer Turki, seperti Perisai Efrat, Cabang Zaitun, dan Perisai Musim Semi.

Teknologi drone mutakhir negara itu memberikan keuntungan biaya serta mengurangi korban dalam operasi militer.

Dengan lebih dari 300.000 jam data penerbangan, drone telah memecahkan rekor dalam sejarah penerbangan Turki.

Bayraktar TB2 telah menjadi inventaris tentara Turki pada tahun 2014, saat ini digunakan sendiri oleh Turki, Ukraina, Qatar, dan Azerbaijan.

Drone diproduksi dengan sebagian besar sumber lokal setelah pemasok asing telah mengembargo karena dukungan Turki untuk Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh baru-baru ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan pertahanan dan penerbangan Turki membuat pencapaian signifikan dalam penelitian dan pengembangan, serta produksi dan ekspor.

Turki termasuk di antara enam negara di dunia yang dapat memproduksi UAV sendiri.

Tahun lalu, Baykar mengekspor sistem penerbangan senilai $ 360 juta atau senilai Rp 5 triliun. (*)

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: VIDEO - Coba Melarikan Diri, Paramotor Teroris PKK Dihancurkan Drone Turki

Baca juga: VIDEO - Latihan Militer Gugus Tugas Batalyon Gabungan Musim Dingin 2021 Turki-Azerbaijan

Penulis: yuhendra saputra
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved