Breaking News:

Kaya Mendadak dan Beli Mobil Serentak,15 'Kuda Besi' Miliarder Tuban Rusak Akibat Belum Mahir Nyetir

Beberapa warga yang ikut membeli mobil baru rupa-rupanya ada yang belum bisa menyetir. mereka membeli mobil setelah menjual tanah ke pertamina

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
(Sumber: Auto 2000/TribunJatim.com)
Mobil warga kampung miliarder di Tuban, Jawa Timur yang rusak akibat pengemudi belum mahir. 

SERAMBINEWS.COM- Kabar baru kurang mengenakkan datang dari desa yang kini dijuluki dengan Kampung New Miliarder.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu warga satu desa di Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban sempat menghebohkan publik.

Karena memborong mobil baru, setelah mendapat hasil pencairan jual tanah untuk kilang minyak Pertamina.

Terkini, belasan mobil baru milik miliarder Tuban itu malah mengalami kerusakan akibat kecelakaan.

Baca juga: Heboh Warga Satu Desa Beli Mobil Baru Hingga Ratusan Unit, Ternyata Ada Proyek Ini di Pedesaan

Baca juga: Kisah Istri Berikan Hadiah Terakhir pada Suami Sebelum Meninggal Dunia

Sebagaimana diwartakan oleh Surya.co.id, Senin (22/1/2021), belasan mobil baru milik new miliarder Tuban ini rata-rata mengalami kerusakan kecil akibat kecelakaan.

Kecelakaan itu pun terjadi bukan di jalan raya, melainkan di lingkungan Desa setempat, seperti saat mundur lalu menabrak garasi.

Fakta unik lainnya dari warga Tuban yang kini menyandang status sebagai new miliarder ini pun terungkap belakangan, usai fenomena borong mobil baru dari hasil jual tanah ke Pertamina.

Baca juga: Kisah Warga Satu Desa Mendadak Jadi Miliarder, Ada yang Dapat Rp 26 Miliar, Ramai-ramai Beli Mobil

Baca juga: Satu Desa Borong Mobil Baru, Warga Rata-rata Dapat Rp 8 Miliar Hasil Jual Tanah untuk Kilang Minyak

Baca juga: Proyek Kilang Minyak Tuban Bikin Warga Jadi Kaya Mendadak, Dulunya Sempat Ditolak, Ini Alasannya

Beberapa warga yang ikut membeli mobil baru rupa-rupanya ada yang belum bisa menyetir.

Ada juga yang baru belajar mengemudi setelah membeli kendaraan roda empat tersebut.

Akibatnya, mobil yang belum lama keluar dari dealer itu pun mengalami kecelakaan dan rusak hingga harus diperbaiki.

Satu diantara new miliarder dari Desa Sumurgeneng yang ikut memborong mobil namun belum bisa menyetir ialah Matrawi (55).

Diiformasikan oleh Surya.co.id, Matrawi memperoleh uang dari Pertamina sebesar Rp 3 Miliar sebagai ganti rugi untuk tanahnya seluas setengah hektare.

Uang itu dia gunakan untuk membeli dua unit mobil, yakni Rush dan pick up.

Sebelum membeli, Matrawi mengaku belum bisa mengemudikan kuda besi tersebut.

Baca juga: Pertamina Bangun Kilang Minyak di Tuban, Tercanggih di Dunia, Warga Kaya Mendadak Borong Mobil

Dia baru belajar usai membeli dan kini sudah mulai bisa menyetir, namun belum mahir.

"Saya beli dulu baru belajar, sekarang sudah bisa sedikit-sedikit. Belum berani jalan ke kota, di desa dulu," kata Matrawi seperti dikutip dari Surya.co.id.

Mobil miliarder Tuban ringsek akibat pengemudi belum mahir diklaimkan ke Auto 2000 Tuban. (Sumber dari Auto 2000 Tuban)
Mobil miliarder Tuban ringsek akibat pengemudi belum mahir diklaimkan ke Auto 2000 Tuban. (Sumber dari Auto 2000 Tuban) (Surya.co.id)

Wartono (40) warga lainnya juga mengungkapkan hal serupa.

Dia mengaku memang tidak bisa menyetir sebelum membeli mobil jenis Mitsubishi Xpander.

Sehari-hari ia hanya mengendarai traktor untuk ke sawah.

Baca juga: Nikahi 4 Wanita Dalam Waktu Berbeda, Pria Ini Ditangkap Polisi Atas Laporan Dua Istrinya

Namun, setelah beli mobil ia kemudian diajari temannya hingga akhirnya mulai bisa mengemudi.

"Memang sebelum beli mobil ini tidak bisa nyetir, setelah beli saya belajar," ujarnya.

Meskipun begitu, bapak satu anak itu berdalih tak butuh waktu lama untuk belajar mengemudi mobil.

Diakuinya, masih sulit mengendari traktor yang digunakan sehari-hari untuk membajak sawah.

Baca juga: Berkah Kilang Minyak, Wagra Sekampung Kaya Raya, Bisa Beli 3 Mobil dan Naikkan Haji 9 Orang

Meski sudah bisa mengemudi, namun pria yang mendapat Rp 24 miliar setelah menjual tanahnya 4 hektar itu belum berani mengemudi ke kota.

"Ya hanya di jalan desa saja mengemudinya, belum berani ke jalan raya ke kota. Saya hanya beli 1 mobil, sisanya beli tanah dan ditabung," pungkasnya.

Diwartakan, hingga kini ada sekitar 15 mobil warga Desa Sumurgeneng yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan, dan dibawa ke dealer untuk perbaikan.

"Sudah ada 15 mobil yang kecelakaan kecil, tapi sudah selesai perbaikan sekarang," ujar Branch Manager Auto 2000 Tuban, Arie Soerjono.

Baca juga: Melahirkan di Usia 40, Begini Rahasia Awet Muda Bintang Bollywood Kareena Kapoor

Baca juga: Akibat belum Bisa Nyetir, Belasan Mobil di Desa Miliarder Rusak, Ada yang Tabrak Garasi

Dia menjelaskan, kendati mobil diperbaiki setelah mengalami kecelakaan kecil, namun warga tidak dikenakan biaya pembayaran.

Pasalnya, mobil yang dibeli sudah masuk dalam klaim asuransi.

Jadi begitu mobil jadi selanjutnya bisa diambil oleh pemiliknya ataupun diantar tanpa dikenakan biaya.

"Kebanyakan diantar ke pemiliknya, mobil masuk asuransi jadi tidak usah bayar perbaikan," pungkasnya. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

Baca juga: BERITA POPULER - Mahasiswa Aceh Hilang 15 Tahun Hingga Pria Jual Chip Terancam Hukum Cambuk

Baca juga: BERITA POPULER - Bagian Tubuh tak Berfungsi setelah Menikah sampai Melahirkan tanpa Hamil

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved