Breaking News:

Kerumunan Warga Sambut Kedatangan Jokowi di Maumere NTT, Ini Penjelasan Istana

Saat keluar dari bandara, mobil Jokowi langsung disambut kerumunan warga yang sudah menanti mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk lewat.

Kompas.com/Nansianus Taris
Saat Presiden Joko Widodo diadang lautan warga Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa siang. 

Saat rangkaian melambat masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti," terangnya.

Melihat spontanitas dan antusiasme warga, Jokowi pun akhirnya menyapa dari atap mobil.

Bersamaan dengan itu, Jokowi mengingatkan warga untuk memakai masker.

"Kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker," ujar Bey.

"Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya," tuturnya.

Bey menambahkan, pembagian suvenir yang dilakukan Jokowi merupakan bentuk spontanitas untuk menghargai antusiasme masyarakat.

Suvenir yang dibagikan berupa buku, kaus, dan masker.

"Tapi poinnya Presiden tetap mengingatkan warga tetap taati protokol kesehatan," kata dia.

Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete

Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

Ia menyebut keberadaan bendungan ini sangat penting untuk mencukupi kebutuhan air di wilayah sekitar.

"Hari ini saya resmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur," kata Jokowi di lokasi.

Jokowi mengaku, setiap kali dirinya berkunjung ke NTT kepala daerah setempat selalu meminta pembuatan bendungan atau waduk.

Namun hal ini Jokowi benarkan lantaran air menjadi kunci kemakmuran wilayah NTT.

"Jangan minta yang lain-lain karena kunci kemakmuran di NTT ini adalah air, air.

Begitu ada air, semua bisa ditanam, tanaman tumbuh, buahnya diambil, daunnya bisa dipakai untuk peternakan karena di NTT juga sangat bagus untuk sektor peternakan," ujarnya.

Menurut laporan yang Jokowi terima dari Gubernur NTT, Kabupaten Sumba Tengah dahulu banyak mengekspor sapi ke Hong Kong.

Namun kegiatan ini terhenti lantaran tidak tercukupinya air di wilayah tersebut.

Oleh karenanya, kata Jokowi, keberadaan sumber air sangat penting di NTT.

Selain Bendungan Napun Gete, sudah ada 2 bendungan lain di provinsi tersebut yakni Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu dan Bendungan Raknamo di Kupang.

Saat ini pemerintah tengah melanjutkan pembangunan 4 bendungan lainnya.

 Jokowi berharap pembangunan bendungan-bendungan ini dapat meningkatkan kemakmuran di wilayah NTT. 

"Saya meyakini Insya Allah dengan gubernur dan wakil gubernur yang baik, dengan bupati-wakil bupati yang baik memimpin rakyatnya, saya yakin tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang kategorinya kalau di negara kita masih pada kondisi yang kurang," kata Jokowi.

"Kita lihat nanti kalau bendungannya sudah selesai," tuturnya.

Baca juga: VIDEO YARA Soroti Tumpukan Limbah Tambang Emas di Komplek Pelabuhan Tapaktuan

Baca juga: Sekda Hadiri Tasyakur Hari Jadi Ke-42 RSUDZA, Taqwallah: Harus Mampu Hadapi Semua Tantangan

Baca juga: VIDEO Petualangan Pemred Serambi Indonesia dengan Bupati Aceh Singkil di Hutan Mangrove

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Istana soal Kerumunan Warga Sambut Kedatangan Jokowi di Maumere"

Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved