Breaking News:

Video

VIDEO - Demo Besar-besaran Anti-Kudeta di Myanmar, Kematian Pengunjuk Rasa Jadi Pemicu

Pasukan keamanan menembaki demonstran di Mandalay pada Sabtu (20/2/2021), menewaskan dua pengunjuk rasa, termasuk seorang sukarelawan.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM, YANGON - Kematian dua pengunjuk rasa anti-kudeta di Mandalay telah memicu protes baru di Myanmar.

Protes besar-besaran meletus di kota-kota Myanmar pada Senin (22/2/2021) yang mengutuk pembunuhan demonstran oleh pasukan militer.

Demo ini untuk menunjukkan kemarahan terhadap kudeta militer 1 Februari 2021.

Setelah protes berdarah, ribuan orang turun ke jalan-jalan di Yangon mengecam kudeta dan intervensi pasukan keamanan dalam demonstrasi tersebut.

Toko-toko di Yangon terlihat memasang pemberitahuan bahwa mereka akan tutup sehari untuk bergabung dalam demo.

Baca juga: Ingin Layani Pacar, Pria Ini Coba-coba Pakai Cincin Besi di Alat Vitalnya, Berakhir di Kamar Operasi

Pasukan keamanan menembaki demonstran di Mandalay, kota terbesar kedua di negara itu, pada Sabtu (20/2/2021), menewaskan dua pengunjuk rasa, termasuk seorang remaja laki-laki sukarelawan membantu yang terluka.

Seorang relawan medis mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa puluhan ribu orang telah bergabung dalam aksi protes, memblokir persimpangan utama di Mandalay.

“Ini adalah lautan manusia,” sebutnya.

Aktivis Than Myat Soe menuduh pasukan keamanan menggunakan peluru tajam penyebab jatuhnya korban tewas.

Para pembangkang dan aktivis telah menyerukan unjuk rasa besar di seluruh negeri pada hari Senin untuk menunjukkan penolakan terhadap junta militer.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kaki Warga Abdya Putus Kena Pisau Babat Rumput Miliknya

Setidaknya tiga pengunjuk rasa tewas selama demonstrasi yang terus berlangsung sejak kudeta.

Seorang pendemo perempuan berusia 20 tahun yang meninggal ditembak kepalanya di ibukota administratif Nay Pyi Taw adalah korban pertama.

Pria 30 tahun juga tewas pada Sabtu di kota Shwe Pyi Thar Yangon setelah polisi menembak kepalanya ketika ia mencegah kendaraan polisi masuk ke daerah pemukimannya.(*)

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: VIDEO Jika Teruskan Aksi Mogok, Junta Militer Myanmar Ancam Demonstran akan Kehilangan Nyawa

Baca juga: VIDEO Demo di Myanmar Memanas, 2 Pendemo Tewas Ditembak Polisi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved