Breaking News:

Otomotif

Bulan Depan, Permintaan Mobil Akan Meningkat, Harus Diimbangi Produksi, Jika Tidak Ingin Diprotes

Insentif pajak pemerintah atas mobil baru, berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil baru dan DP nol persen, maka penjualan

Honda
Ilustrasi Pabrik Mobil Honda 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Insentif pajak pemerintah atas mobil baru, berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil baru dan DP nol persen, maka penjualan akan meningkat mulai Maret 2021.

Sehingga, produksi mobil diharapkan juga akan meningkat, sehingga konsumen tidak akan mengajuk protes.

Rencananya, insentif akan diberikan 100 persen pada tiga bulan pertama, kemudian 50 persen pada 3 bulan berikutnya, dan 25 persen pada tiga bulan terakhir.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan, adanya relaksasi akan membuat permintaan mobil meningkat.

Namun hal itu belum tentu membuat suplai turut bertambah.

Baca juga: Daihatsu Minta Masyarakat Tunggu Harga Resmi Dikeluarkan, Terkait PPnBM Nol Persen

“Apalagi PPnBM-nya jadi 0 persen, ini pasti benar-benar dimanfaatkan konsumen, pasti banyak yang ambil tiga bulan pertama,” ujar Billy, saat ditemui di Jakarta (23/2/2021).

“Dikhawatirkan semua konsumen mau unit di tiga bulan pertama, tapi unitnya enggak ada, harus mundur, pada protes. Ini yang harus dikasih pengertian,” katanya.

Menurut Billy, pihak produsen mobil dan supplier komponen sebisa mungkin harus meningkatkan produksi agar stok yang tersedia cukup.

“Tapi berapa banyaknya, tergantung kapasitas masing-masing pemain. Jadi market memang butuh persiapan menghadapi rencana ini, untuk bisa men-supply demand yang ada,” kata dia.

Baca juga: Honda Kurang Senang Persyaratan 70 Persen Kandungan Lokal Dapatkan Insentif Pajak

Billy menambahkan, penjualan mobil pada awal tahun ini terlihat mengalami tren peningkatan.

Meski begitu, pada Februari memang ada sedikit perlambatan dikarenakan orang-orang menanti diterapkannya insentif PPnBM.

“Kami masih monitoring. Februari ini sih track-nya sudah bagus booking-nya, hampir semua model. Jadi nanti apa bulan depan bisa lebih bagus? Saya selalu bilang berpotensi, bukan (pasti) naik,” tuturnya.(*)

Baca juga: Toyota Akan Buka DP 0 Pesen, Jika Perbankan dan Leasing Membuka Diri

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bulan Depan Ada Diskon Pajak, Produksi Mobil Harus Digenjot"

Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved