Breaking News:

Luar Negeri

Istri Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Terlibat Perdagangan Kokain, Metamfetamin, Heroin dan Ganja

Emma Coronel Aispuro (31) ditangkap atas dugaan keterlibatannya dalam perdagangan narkoba internasional, kata Departemen Kehakiman Amerika Serikat

AP
Emma Coronel Aispuro, istri gembong narkoba Meksiko, Joaquin “El Chapo” Guzman 

Pengacara Coronel, Jeffrey Lichtman, mengatakan Coronel akan menyetujui penahanan sementara itu.

Penangkapan Coronel mengejutkan beberapa pihak karena pihak berwenang tidak mengambil tindakan untuk menangkapnya selama dua tahun terakhir, bahkan setelah dia terlibat dalam kejahatan suaminya.

Selama persidangan Guzman 2019, jaksa penuntut mengatakan Coronel membantu mengatur dua pembobolan penjara Guzman di Meksiko, pelarian berani yang menimbulkan pertanyaan serius tentang apakah sistem peradilan Meksiko mampu meminta pertanggungjawaban Guzman.

"El Chapo" Guzman sekarang menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat.

Coronel adalah pendukung dalam sidang tiga bulan suaminya, yang berlangsung di New York.

Keduanya, terpisah usia lebih dari 30 tahun, telah bersama setidaknya sejak 2007, dan putri kembar mereka lahir pada 2011.

Sebagai raja narkoba paling kuat di Meksiko, Guzman menjalankan kartel yang bertanggung jawab atas penyelundupan kokain dan narkoba lain ke AS selama 25 tahun masa pemerintahannya, kata jaksa penuntut.

Mereka juga mengatakan "pasukan sicarios" atau "pembunuh bayaran", diperintahkan untuk menculik, menyiksa dan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya.

Pada Selasa, Nardozzi mengatakan Coronel memiliki akses ke rekan kriminal, termasuk anggota kartel lainnya dan berisiko kabur.

Coronel didakwa dalam satu tuntutan pidana pendistribusian kokain, metamfetamin, heroin dan mariyuana di AS.

Dia juga dituduh membantu suaminya melarikan diri dari penjara Meksiko pada 2015 dan berpartisipasi dalam perencanaan pelarian penjara kedua sebelum Guzman diekstradisi ke AS.

Coronel bekerja dengan putra Guzman dan seorang saksi, yang sekarang bekerja sama dengan pemerintah AS, untuk mengatur pembangunan terowongan bawah tanah yang digunakan Guzman untuk melarikan diri dari penjara Altiplano untuk mencegah ekstradisinya ke AS, menurut dokumen pengadilan.

Rencananya itu juga termasuk membeli sebidang tanah di dekat penjara, senjata api dan truk lapis baja dan menyelundupkan jam tangan GPS ke Guzman sehingga mereka bisa "menunjukkan dengan tepat keberadaannya untuk membangun terowongan dengan pintu masuk yang dapat diaksesnya," ungkap surat pengadilan. 

Ayahnya, Ines Coronel Barreras, ditangkap pada 2013 bersama salah satu putranya dan beberapa pria lainnya di sebuah gudang dengan ratusan pon mariyuana di seberang perbatasan dari Douglas, Arizona.

Beberapa bulan sebelumnya, Departemen Keuangan AS telah mengumumkan sanksi keuangan terhadap ayahnya atas dugaan perdagangan narkoba.

Baca juga: Polisi Periksa 28 Orang Saksi, Terkait Proyek Bronjong Ambruk

Baca juga: Sejumlah Nasabah Bank BUMN Ini Kehilangan Uang Secara Misterius, Saldo Rp 13 Juta Sisa Rp 500 Ribu

Baca juga: Hasil Liga Champions : Chelsea Kalahkan Atletico Madrid, Luis Suarez Diajak Duel Antonio Ruediger

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditangkap di Bandara AS, Istri Gembong Narkoba "El Chapo" Dipenjara Sementara"

Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved