Breaking News:

Polisi Periksa 28 Orang Saksi, Terkait Proyek Bronjong Ambruk

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh telah memeriksa 28 orang saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek

For Serambinews.com
Kombes Pol Winardy 

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh telah memeriksa 28 orang saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan bronjong di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara. Proyek tahun 2018 tersebut terletak di Desa Perapat Sepakat, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara,  dengan nilai kontrak Rp  3,2 miliar dengan sumber anggaran  dari APBK setempat. Sejauh ini polisi telah memeriksa 28 orang saksi.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy kepada Serambi, Selasa (23/2/2021) mengatakan, kasus dugaan tindak pidana korupsi dan atau penyalahgunaan wewenang pada pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi perkuatan tebing penanggulangan pasca bencana banjir dikerjakan oleh PT Pemuda Aceh Konstruksi dengan nilai Rp 3,2 miliar.

Kata Kombes Pol Winardy, mereka telah melakukan pengambilan keterangan terhadap 28 orang saksi. Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan lapangan bersama ahli fisik (teknik) dari Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Selain itu, pihaknya juga sudah meminta data izin galian C ke KP2TSP Agara. Polisi juga akan meminta keterangan ahli untuk memastikan ada izin atau tidak material batu yang diambil di lokasi setempat.

Secara terpisah, Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, mendesak Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada segera menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut. “Ini penting untuk menumbuhkan rasa kepercayaan publik, apalagi kasus itu sudah lama ditangani dan mangkrak,” katanya.

Ditreskrimsus Polda Aceh sudah berapa kali turun ke Aceh Tenggara dan memeriksa para saksi termasuk di Polda Aceh. Untuk itu, LSM GeRAK Aceh mendesak Kapolda Aceh secepatnya menuntaskannya.(as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved