Breaking News:

Nakes Mulai Disuntik Dosis Kedua

Ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) dan Puskesmas di kecamatan-kecamatan

FOTO DINKES ABDYA
Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati SST Mkes, Rabu (24/2/2021) sore, menerima 851 Vaksin Sinovac, 560 ADS, 14 Safety Box 560 Alkohol dari Dinas Kesehatan Aceh. 

BLANGPIDIE - Ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) dan Puskesmas di kecamatan-kecamatan, divaksinasi dosis kedua Sinovac sejak Kamis (25/2/2021).

Sementara vaksinasi Sinovac dosis pertama yang dilaksanakan mulai 11 hingga 23 Februari 2021 lalu dengan jumlah capaian 1.190 nakes dari jumlah 1.615 orang nakes setempat yang terdaftar sebelumnya.

“Setelah 14 hari vaksinasi dosis pertama, para nakes harus disuntik dosis kedua, dimulai hari ini (Kamis),” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambi, Kamis (25/2/2021).

Seperti vaksinasi dosis pertama, vaksinasi Sinovac dosis kedua juga dilaksanakan di 14 titik lokasi, yaitu RSUTP Abdya di Padang Meurantee, Gampong Ujong Padang, Susoh, dan 13 puskesmas tersebar dalam sembilan kecamatan setempat.

Vaksinasi dosis kedua dilaksanakan, setelah Dinkes Abdya menerima vaksin Sinovac tahap kedua dari Dinas Kesehatan Aceh, Rabu (24/2/2021). Vaksin produksi Sinovac Life Sciences Co Ltd Cina itu diantar langsung dari Banda Aceh ke Abdya dengan pengawalan aparat keamanan.  

Vaksin Sinovac tahap kedua yang diterima dari Dinkes Provinsi Aceh, terdiri dari 851 Vaksin Sinovac, 560 ADS, 14 Safety Box 560 Alkohol.

Sedangkan sisa Vaksin Sinovac tahap pertama sejumlah 272 dosis, ditambah 851 dosis sisa tahap pertama, sehingga total vaksin yang tersedia sebanyak 1.123 dosis.

Vaksin yang tersedia di RSUTP dan Puskesmas-puskesmas sejumlah 1.123 dosis itu, selain digunakan untuk vaksinasi dosis kedua terhadap ribuan nakes, juga vaksinasi dosis kedua untuk Anggota  Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) dan sejumlah pejabat Abdya.

Kepala Dinkes Abdya, Safliati menjelaskan, vaksinasi dosis kedua terhadap Anggota Forkopimkab dan pejabat di Abdya dilaksanakan, Rabu (24/2/2021), setelah vaksinasi dosis pertama pada 10 Februari lalu.

Masing-masing terhadap Wakil Bupati (Wabup), Muslizar MT, Dandim 0110 Letkol Inf Arip Subagiyo, Kapolres, AKBP Muhammad Nasution SIK, Sekretaris DPRK  (mantan Kalak BPBK), Amiruddin SPd, Kepala BPJS Yumiarti, Ketua IDI dr Taufiq SpOG, dan Kepala Dinas Kesehatan, Safliati SST Mkes.

Safliati juga menjabat Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya lebih lanjut menjelaskan, vaksinasi Sinovac dosis pertama dengan sasaran 1.615 nakes setempat, terealisasi hingga 23 Februari sejumlah 1.190 orang nakes.

Ada pun sisanya 425 orang tidak divaksinasi karena ditunda setelah diskrining ternyata kesehatannya kurang stabil dan ada pula karena penyakit penyerta atau tidak bisa divaksin disebabkan tidak memenuhi kriteria. "Mereka yang ditunda tetap akan divaksinasi setelah kondisi kesehatan stabil kembali," katanya.

Safliati menjelaskan diantara 425 nakes yang tidak bisa divaksinasi hingga sekarang, tidak ada nakes yang menolak untuk divaksinasi.

"Kalau ada yang menolak divaksinasi, maka harus membuat surat pernyataan yang isinya lengkap dengan alasan penolakan. Blangko pernyataan itu sudah tersedia. Tapi, hingga 23 Februari, belum ada nakes yang membuat surat pernyataan menolak vaksinasi," imbuh Safliati.(nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved