Breaking News:

Internasional

Pikirkan Dulu Jika Ingin Ceraikan Istri, Suami di China Harus Bayar Pekerjaan Rumah Rp 110 Juta

Pengadilan Perceraian Tiongkok memerintahkan seorang suami untuk membayar mantan istrinya 7.700 dolar AS atau sekitar Rp 110 juta.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang wanita berjalan di Beijing, China, yang telah memperketat aturan perceraian. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Pengadilan Perceraian Tiongkok memerintahkan seorang suami untuk membayar mantan istrinya 7.700 dolar AS atau sekitar Rp 110 juta.

Dana itu sebagai pengganti pekerjaan rumah yang telah dia lakukan selama 5 tahun pernikahan mereka.

Pengadilan perceraian di Beijing memerintahkan seorang pria untuk membayar istrinya 7.700 dolar AS sebagai bagian dari perjanjian perceraian.

Khususnya mengkompensasikan pekerjaan rumah yang dia lakukan selama lima tahun pernikahan mereka, lansir South China Morning Post, Kamis (25/2/2021).

Perintah tersebut mengikuti undang-undang perkawinan baru yang mulai berlaku di Tiongkok pada Januari 2021.

Mencakup klausul yang menyatakan pasangan yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk membesarkan anak-anak.

Kemudian, pekerjaan rumah dalam pernikahan berhak meminta kompensasi atas kerjanya.

Baca juga: VIDEO Nissa Sabyan Dituding Jadi Pelakor, Ririe Fairus Istri Ayus Resmi Gugat Cerai

Pria Beijing yang meminta perceraian, yang diidentifikasi dalam dokumen pengadilan dengan nama belakang Chen, bertemu dengan istrinya, yang bernama belakang Wang, pada 2010.

Pasangan itu menikah pada 2015 tetapi mulai hidup terpisah pada 2018.

Putra mereka tinggal bersama Wang dan pada 2020, Chen mengajukan gugatan cerai.

Sebagai tanggapan, sang istri meminta pembagian properti dan kompensasi untuk pekerjaan rumah dan perawatan anak.

Dia mengatakan Chen tidak terlibat dalam pekerjaan rumah atau membesarkan putra mereka.

Dia juga mengatakan bahwa suaminya telah berselingkuh.

Dalam mengabulkan perceraian, pengadilan Beijing memberi Wang, hak asuh atas putra pasangan itu dan memerintahkan Chen membayar tunjangan sekitar 300 dolar AS per bulan.

Baca juga: Suami Tembak Istri Pakai Senjata Api, Lepaskan 3 Peluru, Kesal Istrinya Minta Cerai

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved