Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Webinar Covid Musara Gayo, Vaksinasi Covid-19 di Aceh Tengah Sudah Capai 85,3 Persen

Gerakan vaksinasi Covid-19 di Aceh Tengah tahap pertama saat ini sudah mencapai 85,3 persen Aceh Tengah adalah kabuaten pertama di Aceh yang membeli..

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar saat memberi sambuatan webinar Musara Gayo, Jumat (26/2/2021) malam. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Gerakan vaksinasi Covid-19 di Aceh Tengah tahap pertama saat ini sudah mencapai 85,3 persen Aceh Tengah adalah kabuaten pertama di Aceh yang membeli alat tes PCR untuk  mendeteksi Covid-19. Aceh Tengah sedang mempersiapkan vaksinasi tahap II.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyampaikan hal itu  dalam webinar “Penularan, Pencegahan Covid-19 dan Perjalanan Penyakitnya; Memahami Pemeriksaan SWAB PCR dan Vaksin Sinovac” dengan nara sumber dr. Nuryus Januarita, Jumat (26/2/2021) malam. Webinar diselenggarakan Musara Gayo Jabodetabek. Moderator Yusradi Usman al Gayoni.

Bupati Aceh Tengah mengatakan dirinya adalah orang pertama yang divaksin, tapi sempat ditunda karena tekanan darah dan kadar gula darah . “Tapi kemudian saya melakukan vaksin, dan sekarang saya sudah divaksin,” tukas Bupati Shabela.

Ia menyampaikan  di Aceh Tengah terdapat dua orang dirawat karena terpapar Covid, empat orang menjalani isolasi mandiri dan sembuh 188 orang dari jumlah yang terpapar 209 orang. Meninggal dunia lima orang. Aceh Tengah saat ini berada dalam zona kuning.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memandang remeh Covid-19. “Orang Gayo menyebut virus dengan nama laya. Dulu pernah memusnahkan banyak warga Gayo, kampung jadi kosong. Orang Gayo menyebut juga dengan istilah tha’un,” ujar bupati.

Untuk menahan laju penyebaran Covid di Aceh Tengah, menurut Bupati Shable dilakukan penjagaan pintu masuk ke Aceh Tengah dari empat pintu dengan pola buka tutup. “Kita juga menyediakan ruang isolasi, ruang perawatan yang cukup,” ujarnya.

Aceh Tengah juga membeli alat PCR untuk mendeteksi Covid-19 secara cepat. “Sebab kalau tidak alat ini, hasil tes dikirim ke Banda Aceh dan Jakarta, hasilnya baru diketahui lima hari. Karena itu kita beli alat sendiri agar cepat. Aceh Tengah adalah kabupaten pertama di Aceh yang membeli alat PCR,” tukas Bupati Shabela Abubakar.

dr Nuryus Januarita dalam kesempatan itu menjelaskan profil virus, penularan dan pencegahan, termasuk vasin Sinovac. “Semoga masyarakat memiliki pengetahuan tentang Covid dan melakukan pencegahan sendiri,” kata dokter Nuryus.

Ketua Musara Gayo Ahyar Gayo menyebutkan webinar itu dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pandemi Covid-19 yang sedang melanda  dunia. “Kami ingin bersumbang saran tentang Covid ini, dengan begitu masyarakat teredukasi dan bisa melakukan penecagahan secara mandiri,” ujar Ahyar Gayo.(*)

Baca juga: Baku Tembak Pengeroyok Wartawan dan Polres Banyuasin, Pelaku Tewas, Dua Warga Kena Peluru Nyasar

Baca juga: Banyak Warung Buka Saat Shalat Jumat, WH Banda Aceh Imbau Pemilik Hormati Syariat Islam

Baca juga: Sempat Kritis, Ashanty Sudah Keluar dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Terbaru Istri Anang Hermansyah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved