Breaking News:

48 Pasien Covid Masih Dirawat

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, angka penularan virus Corona di Aceh saat ini memang sudah menurun

www.serambitv.com
RSUD Bireuen meresmikan pelayanan ruang rawat pasien Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (Pinere) untuk rawatan pasien covid-19, Sabtu (22/08/2020). 

* Kadiskes Aceh: Tetaplah Waspadai Corona

BANDA ACEH - Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, angka penularan virus Corona di Aceh saat ini memang sudah menurun. Namun dia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai penularan virus tersebut dengan cara selalu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan jauhi kerumunan.

Disampaikan, sampai saat ini masih ada 17 rumah sakit umum daerah (RSUD) di Aceh masih merawat pasien positif Covid-19. Empat pasien di antaranya dirawat di ruang ICU, dan 44 lagi menjalani perawatan di ruang isolasi.

“Rumah sakit yang masih merawat pasien Covid-19 yaitu RSUZA empat pasien, tiga di ICU, satu di ruang isolasi. Selain itu RSUD H Sahuddin Kutacane, Aceh Tenggara, ada 1 orang dirawat  di ruang ICU dan 2 di ruang isolasi. RSUD Cut Meutia Lhokseumae ada dua pasien dirawat di ruang isolasi, RSUD dr H Yulidin Away, Aceh Selatan, dua pasien Covid-19 dirawat di ruang isolasi,” terang Hanif, Minggu (28/2/2021).

Rumah sakit lain yang masih merawat pasien Covid-19, tambahnya, adalah RSUD Datu Beru Takengon (satu orang), RSUD dr Fauziah Bireuen (4 pasien), RSUD Muhammad Ali Kasim, Gayo Lues (3 pasien), RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya (satu orang), RSUD Meuraxa Banda Aceh (4 orang), RSUD Langsa (9 pasien).

Selain itu, RSUD Kota Subulussalam (satu pasien), RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh (satu pasien), RSUD Simeulue (3 orang), RSUD Tgk Abdullah Syafii Bereunuen (2 pasien), RSUD Pidie Jaya (4 pasien), dan RS TK II Kesdam Iskandar Muda (4 pasien).

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang terkonfirmasi hingga Sabtu (27/2/2021), sebut Hanif, sebanyak  9.534 orang. Dengan rincian, sembuh 7.820 orang (82,09 persen), dan meninggal dunia 382 orang (4,01 persen). “Sabtu kemarin ada penambahan pasien baru sebanyak 3 orang, yaitu di Banda Aceh satu orang, Aceh Besar satu orang, dan Aceh Jaya satu orang,” jelasnya.

Penambahan tiga pasien Covid tersebut, tandas Hanif, menunjukkan bahwa penularan virus Corona di Aceh belum berhenti. Oleh karena itu, Kadinkes Aceh tersebut menyerukan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes).

Kepada Tim Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Aceh diharapkan terus melakukan razia protkes di tempat-tempat yang banyak kerumunan. Seperti pusat pasar, tempat pesta, lokasi wisata, kafe, dan rumah makan.

Bukan Berarti Sudah Bebas

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif menambahkan, ada beberapa daerah yang RSUD-nya sudah tidak lagi merawat pasien Covid-19. Namun begitu bukan berarti di daerah itu tidak ada warganya yang terpapar virus Corona.

RSUD yang kini  rawatan pasien Covid-nya kosong, antara lain RSUD Aceh Singkil, RSUD Sabang, RSUD Teuku Umar Aceh Jaya, RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, RSUD Aceh Besar,  RSUD Aceh Tamiang, RSUD Muyeng Kute  Bener Meriah, RSUD dr Zubir Mahmud Idi, RSUD Tengku Peukan Aceh Barat Daya (Abdya).

“Kita harapkan, masyarakat yang terkonfrmasi Covid-19, tidak mau dirawat di RSUD, bisa melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya,” ujarnya.(her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved