Breaking News:

Luar Negeri

Bayi Ini Meninggal Setelah Lalui Banyak Operasi, Telan Baterai Jam hingga Tenggorokan Berlubang

Setelah dirawat selama dua bulan setelah dokter menemukan baterai kecil di kerongkongan Reese, bayi 17 bulan itu tidak pernah pulih.

REESE'S PURPOSE via FACEBOOK
Reese 17 bulan, diketahui telah menelan baterai kancing (Baterai jam) yang membakar tenggorokannya hingga berlubang.(REESE'S PURPOSE via FACEBOOK) 

SERAMBINEWS.COM, TEXAS - Seorang ibu memutuskan untuk tidak berdiam diri setelah kehilangan anaknya karena menelan baterai kancing (baterai jam).

Setelah dirawat selama dua bulan setelah dokter menemukan baterai kecil di kerongkongan Reese, bayi 17 bulan itu tidak pernah pulih.

Sang ibunya, Trista Hamsmith, sangat khawatir ketika, Reese yang periang menjadi lesu, sesak dan terengah-engah.

Awalnya dokter spesialis anak mendiagnosisnya dengan infeksi pernapasan dan memberinya obat selama akhir pekan.

Dokter menyuruh orang tuanya untuk membawanya kembali pada Senin, jika kondisinya memburuk.

Begitu Hamsmith menyadari bahwa baterai kancing dari remote control hilang, sang ibu bergegas membawa bayinya ke ruang gawat darurat.

"Mereka melakukan rontgen dan memastikan bahwa benda itu ada di sana dan mereka melakukan operasi darurat untuk mengeluarkan baterainya," katanya kepada USA Today.

Dokter Emily Durkin menerangkan menelan baterai kancing dapat menyebabkan cedera serius pada beberapa anak, terutama jika baterainya tersangkut di kerongkongan.

Esofagus memiliki dua area yang sempit, di ujung atas dan bawah, dan baterai kancing seringkali terjebak di sana.

“Jika Anda mendapatkan baterai kancing yang sempit, datar, seperti pancake yang tersangkut di salah satu penyempitan alami ini, maka dinding depan dan belakang kerongkongan akan mengimpit baterai kancing,” kata Durkin.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved