Breaking News:

Berita Pidie

Kasus Damkar Nyaris Diamuk Warga Gara-gara Tangki Air Kosong, Begini Penjelasan Kalak BPBD Pidie

Kalak BPBD mengaku, pihaknya sangat menyesalkan aksi warga yang menyandera mobil damkar yang tidak ada air tersebut.

For Serambinews.com
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah warga di Gampong Sentosa, Kecamatan Grong-Grong, Pidie. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satu pemadam kebakaran (damkar) yang memadamkan kebakaran rumah berkonstruksi panggung di Gampong Sentosa, Kecamatan Grong-Grong, Pidie, Selasa (2/3/2021) kemarin, nyaris diamuk warga.

Warga marah terhadap petugas damkar sebab saat tiba di lokasi justru tangki mobil damkar tersebut tidak adanya air.

Namun, aksi kemarahan warga mampu dikendalikan Keuchik Sentosa bersama Muspika Grong-Grong.

Untuk diketahui, rumah yang terbakar itu ditempati tiga kepala keluarga (KK) dengan 15 jiwa.

Ketiga KK tersebut adalah M Tahir (75), berprofesi sebagai petani, serta M Adam.(38) dan M Mustafa (41), keduanya berprofesi tukang becak.

Baca juga: VIRAL Merasa Sakit Swab Tes, Pemuda Hampir Tumbuk Tim Medis, Tapi Akhirnya jadi Lucu

Baca juga: CPNS 2021 - Pendalaman Materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Bagian Pancasila

Baca juga: Vicon dengan Wakapolri, Wakapolda Aceh Bahas Pelanggaran Anggota Polri

"Satu unit mobil damkar sempat disandera warga akibat tidak ada air di dalam tangki," jelas Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Ir Dewan Ansari kepada Serambinews.com, Rabu (3/3/2021).

Kalak BPBD mengaku, pihaknya sangat menyesalkan aksi warga yang menyandera mobil damkar yang tidak ada air tersebut.

Sebab, bebernya, saat itu ada mobil damkar lain yang terisi air dan hendak menggantikan posisi damkar itu untuk melakukan pemadaman api yang membakar rumah tersebut. 

Sehingga petugas tidak bisa memadamkan kobaran api. "Saat tiga damkar lain di lokasi, rumah tersebut telah hangus terbakar," urainya.

Sementara itu, Keuchik Sentosa, M Jamil kepada Serambinews com, Rabu (3/3/2021), menyebutkan, rumah yang terbakar itu ditempati tiga KK dengan jumlah 15 jiwa.

Baca juga: Ketua METI, Surya Darma, Saatnya Aceh Garap Potensi Energi Terbarukan

Baca juga: Semeru Jabat Kajari Aceh Timur, Ini Pesan Bupati Saat Pisah Sambut dengan Kajari Lama Abun Hasbulloh

Baca juga: VIDEO Kapolda Aceh Janji Tindak Tegas Pembakar Lahan, Saat Meninjau Karhutla di Nagan Raya

Saat ini, ungkap Keuchik M Jamil, para korban kebakaran tersebut tinggal sementara di rumah anaknya. 

Rumah anaknya terletak di gampong yang sama yang jaraknya sekitar 100 meter dengan rumah terbakar.

Menurut Keuchik, kebakaran yang melanda rumah ditempati 15 jiwa itu diduga akibat korslet listrik yang berasal dari atas atap rumah. 

“Semua isi rumah tidak bisa diselamatkan dalam musibah kebakaran tersebut,” paparnya.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved