Internasional
Menlu Arab Saudi Tegaskan, Perjanjian Riyadh Satu-Satunya Solusi Akhiri Perang di Yaman
Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan menegaskan Perjanjian Riyadh harus dijalankan oleh milisi Houthi.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan menegaskan Perjanjian Riyadh harus dijalankan oleh milisi Houthi.
Dia mengatakan itu merupakan langkah penting untuk mencapai solusi politik dan mengakhiri krisis dan perang di Yaman.
Pernyataan itu dibuat selama pertemuan Liga Arab yang berbasis di Kairo pada Rabu (3/3/2021).
Dihadiri oleh para menteri luar negeri dari blok yang beranggotakan 22 negara.
Baca juga: Pengamat Arab Saudi Sebut Kecaman AS ke Milisi Houthi Tak Mempan, Gempuran Makin Tinggi
Menlu menegaskan kembali sikap Arab Saudi dalam mendorong tindakan bersama Arab.
Pangeran Faisal menegaskan kembali dukungan Kerajaan untuk hak-hak yang sah.
Dan tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina.
Dia meminta komunitas internasional untuk mengerahkan lebih banyak upaya.
Baca juga: Arab Saudi Desak DK PBB Tindak Houthi, Gempuran Terus Berlanjut Tanpa Henti ke Kerajaan
Untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Palestina-Israel.
Pangeran Faisal juga mengatakan Arab Saudi mendukung Irak tanpa terlibat urusan terkait kedaulatannya.
Selama ini, milisi Iran terus bercokol di Irak untuk mengganggu stabilitas 'Negeri 1001 Malam" itu.(*)
Baca juga: Rudal Milisi Houthi Hantam Jazan, Lima Warga Arab Saudi Terluka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pangeran-faisal-menlu-arab-saudi.jpg)