Polisi Kembali Olah TKP Lokasi Ledakan di Lhong Raya
Personel Polresta Banda Aceh dibantu Tim Inafis Polda Aceh kembali melakukan olah Tempat Perkara Kejadian (TKP) di lokasi ledakan
BANDA ACEH - Personel Polresta Banda Aceh dibantu Tim Inafis Polda Aceh kembali melakukan olah Tempat Perkara Kejadian (TKP) di lokasi ledakan di Jalan Di Lhong II, Dusun Mulia, Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Selasa (2/3/2021).
Hal itu dimaksudkan untuk mencari kembali tambahan bukti-bukti dari ledakan tersebut, termasuk sisa-sisa serpihan ledakan diduga bom yang menghancurkan rak nasi milik Nurtini (35) di lokasi, sebelum dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan.
Demikian diungkapkan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M Ryan Citra Yudha SIK, yang dihubungi Serambi tadi malam. "Pukul 10.00 WIB tadi siang (kemarin-red) kami kembali ke lokasi ledakan dan kembali melakukan olah TKP untuk mencari serpihan-serpihan dari ledakan tersebut," kata AKP Ryan.
Termasuk, meminta keterangan sejumlah saksi, mulai saksi korban, warga sekitar, serta saksi dari masyarakat yang mendengarkan langsung suara ledakan tersebut.
"Untuk hari ini (kemarin) ada tiga saksi yang kami mintai keterangan. Lalu untuk serpihan-serpihan yang ditemukan ini, Insya Allah, dalam satu dua hari ke depan akan kita bawa ke labfor, untuk diketahui lebih jelas jenis peledak yang digunakan pelaku yang sejauh ini masih dalam penyelidikan," sebutnya.
Kasat Reskrim AKP Ryan menerangkan Nurtini (pemilik rak yang diledakkan) beserta ibunya Halimatus (55) serta anak-anak saksi korban sudah kembali ke rumah kontrakan mereka yang berada tepat di belakang rak yang diledakkan tersebut.
Pun demikian, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang dan Aceh Tenggara ini, di sekitar lokasi ledakan masih dipasang police line dan terus diawasi oleh petugas.
Informasi yang diperoleh Serambi, ledakan itu terdengar jelas di sejumlah gampong dalam Kecamatan Banda Raya, mulai Lhong Cut, Mibo, hingga Lam Ara. Bahkan suara ledakan itu terdengar cukup keras di Gampong Lhong Raya serta Peunyerat.
Akibat ledakan itu, Halimatus ibu Nurtini mengalami luka di bagian kaki kanannya. Saat kejadian itu, Halimatus berada di rumah yang disewakan oleh anaknya Nurtini, dan berada tepat di belakang rak nasinya yang diledakkan tersebut. Sementara Nurtini tengah bekerja di sebuah warung yang tak jauh dari lokasi.
Bersama Halimatus saat itu di dalam rumah terdapat seorang anak Nurtini yang masih balita, tapi berada di dalam kamar. Sementara seorang anak Nurtini yang lainnya dan berumur sekitar 10 tahun tengah berada di sekolah.(mir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diduga_bom1_2021.jpg)