Breaking News:

Berita Gayo Lues

Polisi Tangkap Dua Pedagang Organ Tubuh Satwa Dilindungi, Sita Taring, Kulit, hingga Bulu Burung

Kedua tersangka ditangkap petugas setelah melakukan transaksi jual beli di sebuah hotel di Blangkejeren, Gayo Lues, Senin (1/3/2021).

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam, didampingi Kasat Reskrim dan petugas BKSDA Aceh dalam konferensi pers kasus penangkapan dua tersangka yang memperjualbelikan bagian tubuh satwa langka di Mapolres Gayo Lues, Rabu (3/3/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Petugas Satreskrim Polres Gayo Lues (Galus) bekerja sama dengan petugas BKSDA Aceh wilayah Aceh Tenggara/Galus menangkap dua tersangka yang memperdagangkan bagian tubuh atau organ tubuh satwa liar dilindungi.

Kedua tersangka ditangkap petugas setelah melakukan transaksi jual beli di sebuah hotel di Blangkejeren, Gayo Lues, Senin (1/3/2021).

Tersangka pertama yakni Suardin (28), warga Desa Kenyaran, Kecamatan Pantan Cuaca ditangkap di Hotel Ari Naufal Blangkejeren, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.

Sedangkan tersangka kedua, Sudirman (36), warga Benteng, Desa Pining, Kecamatan Pining ditangkap di kawasan Genting, Jalan Blangkejeren-Pining, sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Galus, AKBP Charlie Syahputra Bustamam, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Irwansyah, dan petugas BKSDA Aceh, dalam konferensi pers di Mapolres Galus, Rabu (3/3/2021), mengatakan, kedua tersangka yang memperjualbelikan atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi tersebut dibidik dengan Pasal 40 ayat 2 dan 4 UU Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca juga: Bayi Ini Meninggal Setelah Lalui Banyak Operasi, Telan Baterai Jam hingga Tenggorokan Berlubang

Baca juga: Ini Pulau yang Diincar Investor UEA di Kepulauan Banyak, Datang ke Aceh Singkil dengan Pesawat Jet

Baca juga: Pengamat Arab Saudi Sebut Kecaman AS ke Milisi Houthi Tak Mempan, Gempuran Makin Tinggi

AKPB Charlie mengatakan, kedua tersangka diancam dengan hukuman  minimal 5 tahun penjara dan kini keduanya telah diamankan Mapolres Galus guna untuk penyidikan lebih lanjut.

Dari kedua tersangka yang ditangkap padai dua lokasi terpisah tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari tersangka pertama yakni Suardin yang ditangkap di sebuah hotel itu disita 8 potong kuku beruang madu, 11 tulang gigi geraham dan 4 taring serta 1 potong tengkorak bagian atas beruang madu.

Selain itu, polisi juga mengamankan 4 potong tanduk kambing hutan dan 1 potong tanduk kijang.

Lanjut Kapolres, sementara itu dari tersangka Sudirman, diamankan barang bukti bagian tubuh satwa liar berupa 20 potong taring dan 70 potong kuku beruang madu.

Baca juga: Tersandung Kasus Korupsi, Berikut Sosok Mark Sungkar Ayah Shireen & Zaskia Sungkar

Baca juga: Usai Enam Hari Disegel, Kini Kantor Keuchik Gampong Jimjiem, Keumala Kembali Dibuka

Baca juga: Kakek 65 Tahun Cabuli 6 Anak Perempuan, Modus Bermain Bersama

Kemudian, 1 potong kulit harimau dan 1 potong kotoran harimau. Selain itu, 31 helai bulu burung kuau raja dan 1 gulung tali jerat.

"Tersangka mengaku sudah hampir setahun melakoni usaha atau bisnis tersebut, bahkan tersangka Sudirman  mengaku sering melakukan perburuan terhadap satwa liar yang dilindungi menggunakan teknik jerat," sebut Kapolres.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved