Luar Negeri
Wanita Ini Temukan Muntahan Paus Berharga Miliaran Rupiah, Bakal Kaya Mendadak
Setelah melihat lebih dekat, dia menyadari benda itu berbau seperti ikan, dan membawanya pulang seraya berharap bisa mendapat uang.
Ambergris berasal dari sperma paus, yang memakan sefalopoda dalam jumlah besar, seperti cumi-cumi, gurita, dan sotong.
pada 2019 ada nelayan lain yang menemukan sebongkah ambergris juga saat berjalan di pantai Thailand selatan.
Jumrus Thiachot (55) nama nelayan tersebut, menemukan muntahan paus seberat 6,35 kg dan setelah dicek oleh petugas pemerintah setempat benar itu adalah ambergris asli.
Namun, tidak disebutkan berapa perkiraan harga muntahan paus itu dan apakah sudah dijual atau masih disimpan Jumrus.
Kenapa ambergris sangat mahal?
Harga ambergris sangat mahal karena biasa dipakai dalam industri parfum mewah seperti Chanel dan Lanvin, menurut keterangan National Geographic.
Zat ini diproduksi paus sperma ketika saluran empedu di saluran pencernaan membuat sekresi, guna memudahkan keluarnya benda besar atau tajam.
Paus itu lalu memuntahkan lendir yang membeku dan mengapung di permukaan laut.
The Sun pada Senin (1/3/2021) mewartakan, ambergris adalah bahan baku mahal yang digunakan membuat parfum seperti Chanel No5.
Melansir World of Buzz, para produsen parfum mewah mengekstrak alkohol tak berbau yang disebut ambrein dari ambergris untuk membuat aromanya bertahan lebih lama.
Ambergris berasal dari paus sperma yang memakan sefalopoda dalam jumlah besar, seperti cumi-cumi, gurita, dan sotong.
Baca juga: Menduga Dirasuki Setan, Ibu Ini Bawa Putrinya ke Dukun, bukan Sembuh tapi Meninggal karena Dicambuk
Baca juga: Progres Vaksinasi Aceh, 50.836 Nakes Telah Disuntik Dosis Pertama
Baca juga: Direktur Eksekutif Murban Energi Uni Emirat Arab (UEA) Tiba di Aceh Singkil
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wanita Ini Temukan Muntahan Paus Saat Jalan di Pantai, Berpotensi Kaya Mendadak",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/siriporn-niamrin-seorang-wanita-asal-thailand-ketika-menunjukkan-benda-muntahan-paus.jpg)