Breaking News:

Berita Aceh Besar

5.000 KPM Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta Per Tahun dari Pro Abes

Sebanyak 5.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap tahunnya mendapat bantuan program Aceh Besar sejahtera (Pro Abes). Bantuan Sosial (Bansos)...

For Serambinews.com
Nanang Hasani, Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pro Abes. 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Sebanyak 5.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap tahunnya mendapat bantuan program Aceh Besar sejahtera (Pro Abes).

Bantuan Sosial (Bansos) Pro Abes diberikan setiap KPM sebesar Rp 1.800.000 dari dana APBK Aceh Besar.

Nanang Hasani, Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pro Abes, Kepada serambinews.com, Jumat (5/3/2021) menjelaskan, tugas mereka mendata, verifikasi dan validasi KPM yang melibatkan tim petugas kabupaten lima orang dan kecamatan 62 orang yang mendata 5.000 KPM.

Kata dia, bantuan disalurkan kepada 5.000 KPM sebesar Rp 1.800.000 per  KPM yang disalurkan 3 tahap melalui rekening penerima masing-masing melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Besar. Total bantuan mencapai Rp 9 miliar setiap tahunnya.

Program Pro Abes ini sejak tahun 2018 hingga saat ini masih berjalan dengan penerimanya keluarga yang sama, kecuali dalam perjalanan KPM menerima bantuan di tempat lain (PKH, Baitul Mal, Veteran), maka mereka akan kita keluarkan sebagai penerima Bansos Pro Abes .

Penerima bantuan, mereka nama-namanya yang tercantum dalam data BDT dari Kementerian sosial yakni Basis Data Terpadu (BDT) Aceh Besar per 2018 sampai dengan tingkat kesejahteraan 40 persen.

Berdasarkan BDT sampai dengan Desil 1 (kemiskinan absolut atau 10 persen tingkat kesejahteraan dari total 10 (100 persen) dan sebahagian Desil 2 (20 persen tingkat kesejahteraan mendapat PKH, sisanya dibantu Pro Abes. Prinsipnya Bansos Pro Abes mencover warga miskin yang namanya tercantum di BDT. Tetapi belum menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut Nanang, penerima bantuan Pro Abes dalam perjalanan mereka di data ulang oleh petugas PKH dan ketika mereka dimasukkan dalam program PKH maka akan dikeluarkan dari penerima bantuan Pro Abes.

Lanjutnya, di Aceh Besar data BDT per 2018 mencapai 39.000 KPM dan belum tertampung semua.

Biasanya focus penanggulangan oleh pemerintah sampai dengan desil 4 (tingkat kesejahteraan sampai 40 persen) dan yang masuk desil 4 itu tidak miskin tapi rentan jatuh ke jurang kemiskinan.

Konsep penanganan berdasarkan kebutuhan paling mendesak. Misalnya untuk keluarga yang masuk desil 1 bisa dipastikan memiliki kondisi sosial yang sangat memprihatinkan.

"Mereka sulit memenuhi kebutuhan hidup yang paling mendasar (misalkan makan 1 x sehari atau bahkan tidak ada," kata Nanang.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS - Aceh Jaya Kembali Kedatangan Kapal dari China

Baca juga: Setelah 4 Hari Mogok Kerja, Aktivitas Karyawan PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe Kini Mulai Normal

Baca juga: Cara Mengatasi Depresi dengan Menjalankan 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini, Bisa Juga Meningkatkan Mood

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved