Breaking News:

Update Corona di Aceh

Empat Pasien Covid-19 Sembuh, 1.352 Kasus Aktif dalam Perawatan

Sebanyak empat pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sembuh lagi, dan 1.352 kasus aktif masih dalam perawatan di Aceh

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak empat pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sembuh lagi, dan 1.352 kasus aktif masih dalam perawatan di Aceh.

Kasus terkonfirmasi baru dilaporkan bertambah sembilan orang. Sementara itu, progres vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Aceh sudah mencapai 51.269 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani merilis perkembangan kasus dan progres vaksinasi Nakes kepada awak media massa di Banda Aceh, Jumat, 5 Maret  2021.

“Kasus aktif adalah penderita Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit rujukan atau melakukan isolasi mandiri, tapi tidak termasuk yang sudah sembuh atau  meninggal dunia,” tutur pria yang lebih dikenal dengan nama inisial SAG itu.

Baca juga: Ikan Asin Tidak Dibuang Kotoran Perutnya, Apakah Seluruh Dagingnya Jadi Najis? Begini Penjelasan UAS

Ia menerangkan, dari 1.352 kasus aktif di Aceh hanya 56 orang dirawat di rumah sakit rujukan, yakni 2 orang dirawat di ruang intensive care unit (ICU).

Karena membutuhkan bantuan peralatan medis, seperti alat bantu pernafasan, dan 54 penderita lainnya ditempat di ruang isolasi dan diawasi tim medis rumah sakit.

Sedangkan kasus aktif lainnya sebanyak 1.296 orang umumnya orang tanpa gejala (OTG) atau memiliki gejala ringan, sehingga cukup melakukan isolasi mandiri tapi tetap di bawah pengawasan petugas kesehatan.

Mereka dituntut disiplin mengisolasi diri di rumahnya untuk mencegah penularan virus corona kepada orang lain.

Baca juga: Disaksikan Luhut dan Prabowo, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Teken Kerja Sama dengan Murban Energy

Selanjutnya SAG mengatakan, tidak semua OTG itu membuka diri kepada masyarakat di lingkungannya, dan tidak tertutup kemungkinan ada juga yang tidak disiplin menjalankan protokol isolasi seperti yang dianjurkan.

Karena itu semua orang di masa pandemi Covid-19 ini wajib memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan sesering mungkin.

“Menjaga diri dan keluarga untuk mencegah penularan virus corona jauh lebih baik daripada menyesali kemudian setelah terinfeksi dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar SAG. (*)

Baca juga: Investasi UEA di Pulau Banyak Masuki Babak Baru, Gubernur Aceh Minta Doa Seluruh Rakyat 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved