Breaking News:

Salam

Protkes Mulai Diabaikan

Juru Bicara Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid‑19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengungkapkan, tingkat kepatuhan warga Aceh terhadap protkes

For. Serambinews.com
Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG. 

Juru Bicara Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid‑19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengungkapkan, tingkat kepatuhan warga Aceh terhadap protkes cenderung menurun dalam sepekan terakhir. Padahal, Pemerintah melakukan intervensi pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid‑19) dengan dua hal, yakni protokol kesehatan (protkes) dan vaksinasi. Keduanya untuk perlindungan optimal kepada masyarakat.

Satgas Penanganan Covid‑19 Nasional melakukan monitoring perilaku masyarakat setiap hari di tempat umum, dan hasilnya dilaporkan secara mingguan. Hasil monitoring periode 15‑21 hingga 22‑28 Februari 2021 menunjukkan gejala penurunan tingkat kepatuhan protkes. Tingkat kepatuhan memakai masker rata‑rata  nasional pekan silam sekitar 89,34 persen dan turun menjadi 88,74 persen sepekan terakhir. “Tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga turun dari 88,39 persen menjadi 87,91 persen. Gejala yang sama juga terjadi di Aceh,” katanya.

Hasil monitoring Satgas Covid‑19 Nasional sepekan yang lalu menunjukkan tingkat pemakaian masker di Aceh sekitar 73,97 persen, dan turun menjadi 73,15 persen seminggu terakhir. Kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga turun dari 81,71 persen menjadi 80,81 persen.

Tingkat kepatuhan memakai masker paling tinggi termonitor di Aceh Selatan yakni mencapai 99,35 persen, paling rendah Aceh Jaya, sekitar 47,42 persen. Kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan paling tinggi juga di Aceh Selatan, namun paling rendah di Aceh Utara yakni sekitar 57,80 persen.

Tren negatif itu perlu disikapi dengan menggencarkan kembali kampanye protkes di tengah penyadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi Covid‑19. Protkes berupa praktik memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, untuk menangkal virus Corona masuk melalui “segitiga wajah” yakni mulut, hidung, dan mata.  Sedangkan vaksinasi Covid‑19 membentuk perisai antibodi di dalam tubuh untuk melawan virus Corona, sehingga terhindar dari.

Menurunnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protkes tentu menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Sebab, sesungguhnya virus Corona itu masih “bergentayangan” di sekitar kita. Banyak daerah yang masih muncul kasus-kasus baru infeksi Corona.

Selain itu, proses vaksinasi juga belum banyak menyentuh masyarakat awam. Vaksinasi yang berjalan selama ini masih kepada kelompok prioritas, seperti tenaga kesehatan, pejabat publik, dan beberapa kelompok profesi lainnya.

Dengan fakta demikian, mestinya masyarakat jangan bersikap abai terhadap protokol kesehatan, Dan, aparat pemerintah yang bertugas untuk menjaganya juga tidak boleh lengah. Razia masker, jaga jarak, cuci tangan dan ketersediaan fasilitasnya harus dijalankan. Masyarakat harus disadarkan bahwa memakai masker dan menjaga jarak itu bukan karena ada razia, tapi untuk keselamatan kita bersama.

Kita harus katakan bahwa memang masyarakat kita banyak yang belum paham betul tentang protokol kesehatan. Sehingga, ketika aparat tidak lagi merazia masker serta jaga jarak, mereka menganggap sudah aman dan tak perlu lagi pakai masker.

Kita mengapresiasi masyarakat Aceh Selatan yang tingkat kepatuhan terhadap protkes sangat tinggi. Sebaliknya, kita juga mempertanyakan, mengapa kawasan perkotaan seperti Banda Aceh tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protkes tidak lebih tinggi dari Aceh Selatan?

Jawaban terhadap pertanyaan itu memang tidak cukup penting, sebab yang lebih penting sekarang adalah semua masyarakat di mana pun berada harus patuh terhadap protokol kesehatan. Kita tak ingin abai seperti sejumlah kota di Eropa yang kini kalangkabut menerapkan lockdown setelah merebaknya Corona dengan varian baru yang lebih ganas dari Covid-19. Sekali lagi, jangan bersikap abai terhadap protokol kesehatan!

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved