Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Lebih Keren Beli Produk Bangsa Sendiri Dibanding Produk Asing

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, mengatakan, pertumbuhan ekonomi secara umum dan usaha mikro kecil dan menengah

Editor: bakri
Lebih Keren Beli Produk Bangsa Sendiri Dibanding Produk Asing
FOR SERAMBINEWS.COM
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki 

* Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki 

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, mengatakan, pertumbuhan ekonomi secara umum dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secara khusus akan lebih cepat tercapai jika kita berhasil mengantisipasi pandemi Covid-19.

Menengok setahun ke belakang, meskipun perekonomian nasional mengalami kontradiksi yang cukup dalam akibat pandemi Covid-19, tapi kondisi Indonesia masih lebih baik dibanding Singapura dan India. Program vaksinasi yang sedang berjalan, menjadi salah satu harapan untuk pemulihan ekonomi nasional yang lebih cepat. Maka, UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi nasional harus masuk daftar prioritas penerima vaksin.

Selain program pemulihan ekonomi nasional untuk para pelaku UMKM dengan berbagai relaksasi, program-program bantuan sosial yang digelontorkan oleh pemerintah juga mempunyai peran penting untuk menjaga konsumsi masyarakat. Berikut petikan wawancara eksklusif Tribunnetwok bersama Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Jumat (5/3/2021).

Bagaimana progres yang Anda lakukan dalam satu tahun pandemi Covid-19 ini untuk menjaga UMKM tetap survive?

Satu tahun kita pandemi, Indonesia mengalami kontraksi cukup dalam dari sisi ekonomi. Namun, dibanding negara tetangga sepertiSingapore dan India, kita relatif bisa bertahan, kontraksinya tidak terlalu tajam. Bahkan, diprediksi oleh banyak lembaga, Indonesia paling cepat akan pulih.

Kalau kita lihat sebelum pandemi konsumsi rumah tangga di Indonesia paling besar mencapai 57 persen dan kita punya market paling besar, 270 juta penduduk. Maka kalau kita dorong konsumsi produk UMKM, produk lokal, dengan daya beli masyarakat, kita optimistis roda ekonomi kita masih bisa digerakkan.

Kedua, program pemulihan ekonomi nasional sudah dilakukan survei, kajian, dan itu cukup tepat sasaran. Misal untuk UMKM ada program restrukturisasi pinjaman sehingga banyak pelaku usaha mikro yang karena omset turun dan kesulitan membayar cicilan, bisa tertolong dengan relaksasi pinjaman ini. Bahkan pemerintah mensubsidi bunga cicilan, termasuk menyediakan pinjaman murah, subsidi listrik, dan subsidi pajak.

Usaha mikro yang dibantu dalam bentuk hibah modal kerja Rp 2,4 juta, lantaran modal kerjanya tergerus untuk konsumsi keluarga, mereka masih bisa bertahan. Jadi, program ini cukup signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan IV. Jadi apa yang sudah baik dan cukup berhasil untuk pemulihan ekonomi sepanjang tahun lalu, akan dilanjutkan pada tahun ini, termasuk program-program bantuan sosial.

Bagaimana proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini menyusul sudah berjalannya program vaksinasi Covid-19?

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved