Jumat, 8 Mei 2026

IAIN Takengon Gelar FGD Penguatan Tata Kelola Kelembagaan

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan penguatan tata kelola

Tayang:
Editor: hasyim
For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah menghadiri acara FGD yang dilaksanakan oleh IAIN Takengon di Banda Aceh, Kamis (4/3/2021). 

TAKENGON - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan penguatan tata kelola kelembagaan dan rapat kerja program tahun 2022 di Banda Aceh, 4-6 Maret. 

FGD tersebut digelar seiring dengan telah terbitnya Organisasi Tata Kerja (Ortaker) IAIN Takengon, sehingga struktur telah berubah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi IAIN. Adanya perubahan tersebut, maka sarana dan prasarana juga mengikuti status IAIN.  

Kegiatan itu, diikuti 38 orang peserta mulai dari pejabat rektorat, para dekan serta sejumlah unsur dari jajaran IAIN Takengon. “Kemarin FGD sudah rampung kita laksanakan di Banda Aceh,” kata Wakil Rektor II, Lukmanul Haqien MSi kepada Serambi, Minggu (7/3/2021).

Menurut Lukmanul Haqien yang juga ketua panitia FGD, adanya perubahan status sehingga Ortakernya juga mengikuti perubahan. “Sebagai contoh, jika dulu masih STAIN, pimpinan kampus dijabat oleh ketua. Tetapi sekarang sudah beralih menjadi rektor, karena sudah naik status IAIN,” tuturnya.

Begitu juga pada masa STAIN, lanjut Lukmanul, hanya ada jurusan. Kini setelah ada perubahan menjadi IAIN Takengon, sudah ada dua fakultas. Diantaranya Fakultas Tarbiyah serta  Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuludin. “Jadi, program kerja di tahun 2022 bukan lagi STAIN, tetapi IAIN Takengon,” ungkap Lukmanul Haqien.    

Sebelumnya, Rektor IAIN Takengon Zulkaranain menuturkan, pihaknya berkomitmen  memperkuat sinergi dengan sejumlah pihak diantaranya Pemerintah Aceh serta Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Aceh dalam upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kegiatan FGD ini bertujuan mewujudkan visi bersama tentang tata kelola kelembagaan yang baik serta program kerja yang terukur, kolaboratif, gotong royong secara internal maupun eksternal dengan perguruan tinggi lain serta sejumlah lembaga,” kata Zulkarnain

Kegiatan FGD dibuka oleh Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah serta menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya mantan Menpan RB priode 2011-2014, Dr Azwar Abubakar, Kepala Biro Ortala Kemenag, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag, Kasubdit Ketenagaan Diktis Kementerian Agama, Prof Alyasa Abubakar, dan Luthfi Auni.(my)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved