Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Kisruh Pedagang Pasar Inpres Lhokseumawe, Sekda Bentuk Tim Investigasi

Sekda Kota Lhokseumawe T Adnan menanggapi Kisruh Pedagang Pasar Inpres Lhokseumawe, Sekda Bentuk Tim Investigasi

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Sekda Kota Lhokseumawe T Adnan didampingi Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail Manaf dan Wakil Ketua I DPRK Lhokseumawe Irwan Yusuf, saat berdialog dengan perwakilan pedagang Pasar Inpres terkait kisruh dugaan praktik jual beli lapak kios oleh Disperindagkop, Senin (8/3/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Terkait kisruh pedagang Pasar Inpres, Sekda Kota Lhokseumawe T Adnan mengatakan pihaknya siap mendengar dan menampung keluhan para pedagang yang sudah lama diketahuinya sedang bersitegang dengan pihak Disperindagkop.

Bahkan dirinya juga ada mendengar dugaan jual beli lapak dan kios pasar oleh oknum Disperindagkop mencapai nilai ratusan juta per unit.

“Menghindari fitnah ini, saya minta ke pedagang untuk membuktikannya dengan menunjukkan bukti dan membuat surat pernyataan bahwa bahwa pedagang itu telah membayar seharga itu,” pinta Sekda Kota Lhokseumawe, T Adan, dikutip Serambinews.com, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Pedagang Pasar Inpres Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Ini Tuntutannya

Untuk mengungkap semua persoalan itu, Sekda menegaskan pihaknya akan membentuk tim khusus bersifat  Independen untuk turun ke lapangan mempelajari, memeriksa dan mendalami masalah dalam pasar.

Sehinga kepada para pedagang yang merasa pernah membeli kios atau lapak dengan harga fantastis agar bersedia membuat pernyataan tentang jual beli kios dengan oknum Disperindagkop.

“Jadi beri waktu untuk kami bentuk tim dan biar tim yang bekerja dilapangan untuk mengcross chek semua kebenaran atas keluhan para pedagang.

Insyaallah masalah ini akan kita selesaikan dan ditertibkan seperti sediakala. Agar para pedagang dapat mencari rezki dengan aman tanpa masalah,” pungkasnya.

Baca juga: Dua Strategi Utama Pemerintah Mencegah Penularan Covid-19 dan Meningkatkan Aktivitas Ekonomi

Sementara itu, Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail Manaf mengatakan pihaknya sudah lama mengetahui masalah keluhan yang terjadi di pasar inpres.

Bahkan pihak DPRK juga sudah membahasnya dan berencana akan memanggil pihak Disperindagkop Lhokseumawe untuk mempertanyakan kebenaran soal praktek jual beli lapak atau kios pasar.

“Kami akan memperjuangkan dan memihak kepada para pedagang yang sudah dizalimi.

Pihak Pemko jangan mengulur waktu lagi, karena masalah ini harus segera dituntaskan demi keadilan bagi para pedagang,” pintanya.

Baca juga: Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep Ungkap Soal Putus Cinta Dengan Fellicia : Aku Dimaki-maki

Setelah mendengar dan menerima solusi yang ditawarkan pemerintah, akhirnya para pedagang pun membubarkan diri.

Dan akan menunggu hasil kerja tim yang dibentuk untuk mengusut kasus dugaan jual beli lapak oleh Disperindagkop setempat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved