Breaking News:

Penertiban Lalu Lintas

Sofyan Helmi Dukung Kapolresta Tertibkan Knalpot Blong di Banda Aceh

Selama ini suara bising yang ditimbulkannya oleh motor berknalpot blong itu sudah sangat meresahkan masyarakat. Apalagi ketika mereka masuk ke pemukim

SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi saat bersilaturahmi dengan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdayanti SIK beberapa waktu lalu di Mapolresta setempat. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRK Banda Aceh Sofyan Helmi mendukung langkah Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdayanti SIK yang akan menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot blong.

Karena menurutnya, selama ini keberadaan knalpot blong atau racing yang menimbulkan suara bising itu mengganggu ketentraman masyarakat.

Apalagi, para penggunanya sering masuk ke kawasan pemukiman-pemukiman warga.

"Selama ini suara bising yang ditimbulkannya oleh motor berknalpot blong itu sudah sangat meresahkan masyarakat. Apalagi ketika mereka masuk ke pemukiman warga, melewati masjid-masjid dan majelis pengajian," ujar Sofyan.

Ternyata, Nadya Arifta Punya Jabatan Penting di Perusahaan Milik Kaesang, Intip Sosoknya

Terkait Pustu Beuah Delima Kumuh: Jika Warga Sediakan Lahan, Harus Ada Surat Hibah

Politisi PAN ini menambahkan, selama ini keberadaan kendaraan dengan knalpot bising itu sudah tergolong lumayan banyak di Banda Aceh. Sehingga sudah selayaknya pihak kepolisian bertindak.

Katanya, langkah Kapolresta Kombes Pol Joko Krisdayanti itu juga sebagai upaya supaya masyarakat menggunakan kendaraan sesuai dengan standarnya. Serta mematuhi aturan-aturan.

Selain itu, Sofyan Helmi juga meminta pihak Polresta ikut menertibkan kendaraan yang menggunakan lampu stop yang sudah dimodifikasi menjadi lampu terang. Karena penggunaan lampu stop yang dimodifikasi, cahayanya dapat membahayakan pengguna jalan lain.

"Lampu stop yang sudah dimodifikasi dengan lampu bening itu, akan menimbulkan cahaya terang jika direm dan menyebabkan pengendara dibelakangnya silau, sehingga tentu itu akan berpotensi jadi kecelakaan," ujarnya.

Ia berharap kepada para orang tua dan masyarakat secara umum, supaya dapat mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan. Termasuk melarang anak-anaknya mengendarai kendaraan jika belum memiliki SIM. Serta melengkapi surat kelengkapan kendaraan.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved