Breaking News:

Lembaga Keuangan Syariah

Abusyik Buka Seminar Edukasi Keuangan Syariah

Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau Abusyik akan membuka seminar edukasi keuangan syariah bertajuk ‘Solusii Untuk Ummat’.

Capture Video
Tangkapan layar video pernataan Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) yang viral di medsos. 

SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau Abusyik akan membuka seminar edukasi keuangan syariah bertajuk ‘Solusii Untuk Ummat’ di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Rabu (10/3/2019).

Seminar tersebut digagas Harian Serambi Indonesia bekerjasama dengan Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) Syariah.

Manajer Promosi Harian Serambi Indonesia, M Jafar kepada Serambi, Selasa (9/3/2021), mengatakan, seminar sehari ini akan dibuka Bupati Pidie, Roni Ahmad.

Sementara pemateri dalam kegiatan itu menghadirkan Kepala Pembiayaan BTPN Syariah Wilayah Aceh, Haspan Fikri, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Yusri dan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali.

Sedangkan News Manajer Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali, menjadi moderator seminar edukasi syariah.

" Seminar itu kita gelar mengingat Provinsi Aceh memiliki kewenangan untuk melaksanakan syariat islam, termasuk dalam penerapan perbankan yang bersyariat islam. Hal itu tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang lembaga keuangan syariah," jelas M Jafar.

Menurutnya, untuk membuka konsep penerapan perbankan syariat, tentunya diperlukan kajian untuk memberikan pemahaman yang terarah kepada masyarakat.

Konon lagi, saat ini masih minimnya literasi masyarakat tentang lembaga keuangan syariah, dan adanya opini yang berkembang bahwa lembaga keuangan syariah belum sepenuhnya sesuai dengan syariat islam.

"Makanya melalui seminar sehari ini akan memberikan pemahaman secara konperehensif kepada masyarakat supaya memperluas literasi seputar lembaga keuangan syariah. Untuk itu, peserta harus betul-betul mengikuti seminar tersebut sehingga ada hasil positif yang diperoleh nantinya," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan itu dengan peserta perangkat gampong dan camat dengan jumlah peserta ratusan orang. Kecuali itu, seminar tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan (protkes) untuk mengantisipasi virus Corona atau Covid-19.(naz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved