Breaking News:

Daya Beli terhadap Bahan Bangunan Masih Rendah

Kalangan pedagang bahan bangunan di Banda Aceh dan Aceh Besar mengatakan, daya beli bahan bangunan seperti semen

SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Semen Andalas tiba di Meulaboh, Sabtu (3/9/2016). 

BANDA ACEH - Kalangan pedagang bahan bangunan di Banda Aceh dan Aceh Besar mengatakan, daya beli bahan bangunan seperti semen, besi beton, seng, pasir, batu bata, batu gunung, dan lainnya saat ini belum menunjukkan peningkatan.

“Harga bahan bangunan relatif stabil, tapi daya beli masih rendah,” kata H Sofyan,  pedagang bahan bangunan di Pasar Peunayong, Selasa (9/3/2021).

Dijelaskan, harga semen tetap stabil. Semen Andalas Rp 55.000/sak dan semen Padang Rp 53.000/sak. Begitu juga besi beton, ukuran 10 mili harganya Rp 62.000/batang dan ukuran 12 mili Rp 93.000/batang. Harga seng juga demikian. Seng gelombang ukuran 6 kaki harganya Rp 60.000/lembar, seng ukuran 7 kaki Rp 70.000/lembar dan seng ukuran 8 kaki Rp 80.000/lembar.

Keluhan yang sama juga disampaikan Edy, pedagang bahan bangunan di jalan T Umar Seutui. Dikatakan, daya beli bahan bangunan saat ini  tidak begitu jauh dengan omzet penjualan dua bulan sebelumnya. Kalaupun ada kenaikannya, sedikit sekali. Rata-rata penjualan semen saat ini per hari 20-30 sak. Kalaupun ada permintaan semen 100 sak, dari perusahaan developer yag sedang bangun rumah.

Harapan pedagang bangunan di Banda Aceh dan Aceh Besar dalam masa pandemi Covid-19 ini hanya kepada paket-paket proyek fisik pemerintah. Jika pemerintah banyak bangun gedung dan rumah, omset penjualan bahan bangunan bisa meningkat.

Sekda Aceh, Taqwallah mengatakan, paket-paket proyek fisik APBA 2021, banyak yang sudah di lelang, tapi untuk menunggu penetapan pemenangnya guna dikontrakkan kepada pemenangnya, masih harus menunggu proses lagi.

Rencana Pemerintah Aceh, katanya, pada akhir bulan ini atau minggu pertama bulan depan, aka ada penandatangan kontrak bersama paket-paket proyek fisik dan pengadaan barang dan jasa APBA 2021. “Kita harapkan, setelah ada penandatangan kontrak bersama paket proyek fisik, dalam jumlah yang banyak itu, daya beli bahan bangunan di daerah ini bisa naik, sehingga perputaran uang dan jasa angkutan barang serta tenaga kerja yang menganggur bisa kembali bekerja dan beroperasi,” ujar Sekda Aceh.(her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved