Breaking News:

Harga Emas Rp 2.590.000 per Mayam

Harga emas dunia turun lagi, namun rupiah agak melemah dibanding hari sebelumnya. Sehingga harga ‘Si Kuning’

ANTARA/FB ANGGORO
Seorang petugas menunjukkan koleksi lempengan emas di Pegadaian Galeri24, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (9/3/2021). Harga emas batangan merosot lagi lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Selasa, dan mengalami penurunan ke level terendah sejak April 2020, karena tertekan dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang terus meningkat, mendorong investor membuang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. 

BANDA ACEH - Harga emas dunia turun lagi, namun rupiah agak melemah dibanding hari sebelumnya. Sehingga harga ‘Si Kuning’ di Banda Aceh masih berada di angka Rp 2.590.000/mayam. Harga itu belum termasuk ongkos pembuatan.

“Daya beli emas disetiap toko emas semua meningkat, karena masyarakat sudah tahu dengan penurunan emas ini. Jadi perbandingannya 90 persen masyarakat membeli dan 10 persennya lagi menjual,” kata Murizal, Pedagang Emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Selasa (9/3/2021).

Dijelaskan, dengan penurunan harga emas ini, masyarakat banyak membeli dibanding menjual, dengan alasan untuk berinvestasi. “Kalau untuk turun banyak sekalipun agak susah di angka Rp 2.500.000 per mayam, karena kalau di angka tersebut kita harus menunggu nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika berada di angka Rp 13.000, dan harga emas dunia 1.500 pertroy ounce,” kata Murizal.

Ia menambahkan, apabila rupiah diangka tersebut sangat berat rasanya,dan emas dunia di 1.500 pertroy ounce juga kecil sekali kemungkinan jatuh di angka itu. Hal itu karena para pialang emas di dunia tepatnya di kota Zurich, Swiss akan rugi besar. “Enggak mungkin investor yang bermain emas mau merugi,” sebutnya.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved