Breaking News:

Kajian Islam

Minta Orang Dalam agar Dimasukkan Kerja, Apa Hukumnya? Berikut Penjelasan Ustadz Abdul Somad

UAS lalu mengumpamakan pekerjaan itu sebesar ‘sayap nyamuk’ lalu menyebabkan seseorang bisa masuk kedalam neraka.

YOUTUBE USTADZ ABDUL SOMAD OFFICIAL
Ustad Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jamaah. (YouTube/Ustadz Abdul Somad Official) 

Pada dasarnya sifat zalim merupakan sifat yang keji dan hina, dan sangat bertentangan dengan aqidah manusia, yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.

Nah, bila bertemu dengan orang yang memiliki ciri-ciri zalim, Islam mengajarkan kita untuk membaca doa agar dijauhkan atau dilindungi dari kezaliman orang tersebut.

Sebelum membaca doa ini, dianjurkan kepada kita untuk membaca ayat qursi terlebih dahulu. 

Berikut doa saat berhadapan dengan orang zalim:

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ, يَا بَدِيْعَ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضِ, يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ, أَسْأَلُكَ بِحَقِّ هَذِهِ اْلآيَةِ الْكَرِيْمَةِ وَ مَا فِيْهَا مِنَ اْلأَسْمَاءِ الْعَظِيْمَةِ اَنْ تُلْجِمَ فَاخُ عَنَّا وَ تُخْرِسَ لِسَانَهُ حَتَّى لاَ يَنْطِقُ اِلاَّ بِخَيْرٍ اَوْ يَصْمُتْ, خَيْرُكَ يَا هَذَا بَيْنَ عَيْنَيْكَ وَ شَرُّكَ تَحْتَ قَدَمَيْكَ.

Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup lagi Yang Maha Berdiri sendiri (mengurusi makhluk-Nya), wahai Pencipta langit dan bumi, dan wahai Tuhan Yang memiliki keluhuran dan kemuliaan.

Aku memohon kepada-Mu dengan perantaraan (ayat kursi) yang mulia ini dan rahasia yang tersembunyi di balik al-asmaul a’zham,

kiranya Engkau mengendalikan mulutnya dariku dan menjaga (mengunci) lisannya sehingga tidak mampu berbicara kecuali yang baik-baik atau diam.

Kebaikanmu, wahai orang (yang sedang aku hadapi ini), terbayang jelas di depan kedua matamu dan kejahatanmu berada (terinjak) di bawah kedua telapak kakimu.”

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Sebut Aceh Miliki Keistimewaan, Sehingga Qanun LKS hanya Dimiliki di Aceh

Disebutkan di dalam kitab Abwabul Faraj, bahwa di antara keistimewaan ayat kursi bagi orang yang hendak menemui orang yang zalim, hendaklah ia membaca ayat kursi saat menemuinya.

Kemudian setelah selesai, ia hendaknya membaca doa di atas, maka mulut orang itu seakan-akan terkunci,

tidak berkutik dan berani macam-macam, serta tidak akan berhasil melaksanakan rencana jahatnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Darmizal Menangis Tersedu, Mengaku Menyesal Pernah Dukung SBY Jadi Ketua Umum Demokrat

Baca juga: Pembalap Wanita Arab Saudi Tak Putus Asa, Tiga Kali Patah Tulang, Siap Ikuti Reli Dakar 2022

Baca juga: Masrul Aidi LC Penceramah Israk Mikraj di Pijay, Fahmi Sofyan LC MA Beri Tausiah di Pidie

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved