Breaking News:

Lifestyle

Sering Dilakukan, Bolehkah Mengelap atau Mengeringkan Air Wudhu di Wajah? Simak Penjelasan UAS

Berdasarkan pendapat Imam An-Nawawi, jelas UAS, hukum mengelap atau mengeringkan bekas air wudhu paling tinggi ialah makruh.

YOUTUBE USTADZ ABDUL SOMAD OFFICIAL
Ustad Abdul Somad (YouTube/Ustadz Abdul Somad Official) 

"Tapi saya waktu di Maroko bulan Desember, Januari saya lap. Bulan Agustus Bulan Juli engga saya lap, saya biarkan basah-basah,"

"Kenapa ? Desember-Januari musim dingin, kalau tidak di lap menggigil. Apalagi di asrama tidak ada pemanas. Saya tinggal di asrama," terangnya.

Jika tidak dikeringkan, lanjut UAS, maka tubuhnya tidak tahan dengan kondisi dinginnya cuaca pada bulan tersebut.

Sementara orang-orang yang memang berasal dari negara Maroko, tidak menggunakan air ketika berwudhu di musim dingin.

Akan tetapi, mereka berwudhu secara tayamum dengan menggunakan batu, yang juga disediakan di setiap masjid.

Baca juga: Ikan Asin Tidak Dibuang Kotoran Perutnya, Apakah Seluruh Dagingnya Jadi Najis? Begini Penjelasan UAS

Sedangkan di Indonesia yang beriklim tropis, tambah UAS, masyarakat pada umumnya lebih suka jika tubuhnya basah dengan air.

Penjelasan UAS selengkapnya dapat disimak dalam tayangan video berikut.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

Penulis: Yeni Hardika
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved