Breaking News:

Otomotif

Indonesia Genjot Investasi Otomotif, Menperin Temui Prinsipal Toyota, Honda, dan Suzuki di Jepang

Pemerintah Indonesia akan terus berupaya meningkatkan investasi otomotif, khususnya dari Jepang. Sedangkan raksasa AS, Tesla Inc masih terus dijajaki

Editor: M Nur Pakar
Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan pada Hari Batik Nasional secara virtual, Jumat (2/10/2020) 

"Kunjungan ini undangan dan kami akan all-out untuk menarik investasi," kata Menperin.

"Kali ini khusus untuk mengawal komitmen investasi baru sektor otomotif (ekspor) dan petrokimia," kata Agus di keterangannya, Rabu (10/3/2021).

Ia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan kali ini para investor Jepang akan didorong untuk melakukan pengembangan kendaraan listrik atau electrified vehicle (EV) di Tanah Air.

Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus NU, Bupati Aceh Singkil Minta Dukungan Investasi UEA

Selain itu, juga berupaya memperluas pasar ekspor produk otomotif Indonesia, khususnya untuk tujuan ke Australia.
"Hari ini kami sudah menyelesaikan empat agenda pertemuan dengan perusahaan Jepang, salah satunya Mitsubishi Motors," jelasnya.

"Sejauh ini semua berjalan positif dan ada beberapa kesepakatan," ucap Agus.

Kesepakatan dimaksud ialah komitmen Mitsubishi untuk memperluas pasar ekspor kendaraan rakitan Indonesia.

Kemudian, investasi sebesar Rp 11,2 triliun untuk ekspansi produksi dan pengembangan kendaraan listrik.

Pada Kamis (11/3/2021), pihak deligasi dari Indonesia akan bertemu Toyota, Suzuki, Honda, Mazda, Nissan.

Termasuk beberapa counterpart meliputi Ministry of Economy, Trade and Industry Japan (METI) Hiroshi Kajiyama.

Selain itu, ada juga pertemuan bilateral dengan wakil Pemerintah Jepang, antara lain Penasehat Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi serta asosiasi bisnis Jepang seperti Keidanren dan JAPINDA.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved