Breaking News:

Otomotif

Indonesia Genjot Investasi Otomotif, Menperin Temui Prinsipal Toyota, Honda, dan Suzuki di Jepang

Pemerintah Indonesia akan terus berupaya meningkatkan investasi otomotif, khususnya dari Jepang. Sedangkan raksasa AS, Tesla Inc masih terus dijajaki

Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan pada Hari Batik Nasional secara virtual, Jumat (2/10/2020) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan terus berupaya meningkatkan investasi otomotif, khususnya dari Jepang.

Sedangkan raksasa AS, Tesla Inc masih terus dijajaki, sehingga mau juga berinvestasi di Indonesia, selain di India.

Dengan investasi yang meningkat, tentunya akan ikut meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia.

Seperti Provinsi Aceh yang berupaya menggandeng negara kaya raya, Uni Emirat Arab untuk membawa uangnya.

Ratusan triliun yang dikucurkan UEA ke Indonesia, tentunya akan ada yang mengalir ke Aceh, dengan jumlah ratusan miliar.

Diharapkan, investasi UEA ini akan menghidupkan kembali perekonomi Aceh yang juga terpukul parah oleh pandemi Covid-19.

Baca juga: Bupati dan Tim Provinsi akan Bahas Kelanjutan Investasi UEA

Sedangkan Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) terus berupaya mendorong realisasi komitmen investasi pada sektor otomotif guna meningkatkan daya saing industri dan ekonomi nasional.

Salah satu langkahnya dengan memenuhi undangan prinsipal terkait untuk memperkuat kerja sama bilateral, seperti yang saat ini tengah dijalankan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menperin mengaku mendapatkan undangan dari para prinsipal otomotif di Jepanng untuk membicarakan perkembangan kerja sama Indonesia dan Jepang.

Bertolak ke Jepang bersama beberapa deligasi, Agus menceritakan akan bertemu sejumlah prinsipal otomotif, yakni Toyota, Mitsubishi, Honda, Suzuki, Mazda, dan Nissan.

"Kunjungan ini undangan dan kami akan all-out untuk menarik investasi," kata Menperin.

"Kali ini khusus untuk mengawal komitmen investasi baru sektor otomotif (ekspor) dan petrokimia," kata Agus di keterangannya, Rabu (10/3/2021).

Ia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan kali ini para investor Jepang akan didorong untuk melakukan pengembangan kendaraan listrik atau electrified vehicle (EV) di Tanah Air.

Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus NU, Bupati Aceh Singkil Minta Dukungan Investasi UEA

Selain itu, juga berupaya memperluas pasar ekspor produk otomotif Indonesia, khususnya untuk tujuan ke Australia.
"Hari ini kami sudah menyelesaikan empat agenda pertemuan dengan perusahaan Jepang, salah satunya Mitsubishi Motors," jelasnya.

"Sejauh ini semua berjalan positif dan ada beberapa kesepakatan," ucap Agus.

Kesepakatan dimaksud ialah komitmen Mitsubishi untuk memperluas pasar ekspor kendaraan rakitan Indonesia.

Kemudian, investasi sebesar Rp 11,2 triliun untuk ekspansi produksi dan pengembangan kendaraan listrik.

Pada Kamis (11/3/2021), pihak deligasi dari Indonesia akan bertemu Toyota, Suzuki, Honda, Mazda, Nissan.

Termasuk beberapa counterpart meliputi Ministry of Economy, Trade and Industry Japan (METI) Hiroshi Kajiyama.

Selain itu, ada juga pertemuan bilateral dengan wakil Pemerintah Jepang, antara lain Penasehat Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi serta asosiasi bisnis Jepang seperti Keidanren dan JAPINDA.

"Dengan METI, kami akan menjajaki proses evaluasi dan tindak lanjut IJEPA dan New MIDEC," ujar Agus.

Baca juga: Jadi Daerah Miskin, GP Ansor Sebut Investasi UEA Berkah Bagi Masyarakat Aceh Singkil

Kunjungan Menperin kali ini merupakan kunjungan kerja Menteri pertama di dunia yang diterima secara resmi oleh pemerintah Jepang semenjak negara Sakura tersebut menetapkan status State of Emergency.

"Saya juga sangat apresiasi Dubes RI di Indonesia yang berhasil meloloskan visa kami, meski Jepang dalam kondisi darurat," ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan partner bilateral yang sangat penting bagi Jepang," kata Menperin. Baca berikutnya [VIDEO] Hitung Konsumsi BBM Honda.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menperin Juga Mau Temui Prinsipal Toyota, Honda, dan Suzuki di Jepang"

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved