Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Mengenal Dailami, Mantan Gubernur GAM Linge yang Kini Jadi Wakil Bupati Bener Meriah

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dailami dilakukan di hadapan Ketua Mahkamah Syari'yah Simpang Tiga Redelong.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Amirullah
SERAMBIWIKI.COM/BUDI FATRIA
Dailami, Wakil Bupati Bener Meriah sisa masa jabatan 2017-2022. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Dailami, mantan Gubernur GAM Wilayah Linge, resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Bener Meriah sisa masa jabatan 2017-2022.

Dailami dilantik oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam rapat paripurna DPRK, Jumat (12/3/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dailami dilakukan di hadapan Ketua Mahkamah Syari'yah Simpang Tiga Redelong.

Kegiatan itu berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (protkes) serta disiarkan langsung melalui live streaming untuk membatasi tamu undangan.

Rapat paripurna pelantikan Wakil Bupati Bener Meriah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRK, MHD Saleh.

Kontak Tembak yang Hampir Merenggut Nyawa

Meraih kesuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Baca juga: Inter Milan Berusaha Bangkit Kembali Musim Ini Pasca Tersingkir dari Liga Champions

Baca juga: Fakta Penemuan Gunung Emas di Kongo, Bikin Warga Heboh hingga Reaksi Pemerintah

Kesuksesan, perlu diraih dengan usaha, kerja keras, dan ketekunan.

Bahkan tak jarang ada yang harus bertaruh nyawa demi mencapai apa yang diperjuangkan.

Seperti kisah Dailami mantan Gubernur GAM wilayah Linge yang kini menjadi Wakil Bupati Bener Meriah sisa masa jabatan 2017-2022.

Ketika Aceh berkecamuk dan diberlakukan darurat militer (DOM) tahun 2003, Dailami bersama istrinya pernah ditembak oleh pasukan TNI semasa dirinya masih bergabung dalam Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Tiga pasukan pengikutnya meninggal dunia saat peristiwa itu.

Sementara Dailami, meskipun timah panas menembus bahu sebelah kirinya, ia bersama istri Suryati dan anak laki-lakinya, Sholihin Candra yang saat itu berusia enam tahun, masih mendapat kesempatan menjalani kehidupan.

Kini, kisah mengerikan menjadi bagian dari sejarah hidup Dailami dan keluarganya.

BACA SELANJUTNYA>>>

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved