Breaking News:

Pemberdayaan Ekonomi

Berdayakan Lahan Tidur, Pemuda Muhammadiyah Aceh akan Kembangkan Pisang dan Alpukat

Menurut Rudi, kedua program tersebut merupakan kegiatan unggulan kepengurusan PWPM Aceh saat ini yang diberi nama Gerakan 1.000 Petani Milenial.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/MASRIZAL
Ketua PWPM Aceh Rudi Ismawan menyerahkan proposal program Gerakan 1.000 Petani Milenial kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat melakukan silaturahmi di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (15/3/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh akan mengembangkan lahan tidur menjadi lahan produktif sebagai salah satu upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan dan kemandirian organisasi.

Wacana tersebut disampaikan Ketua PWPM Aceh, Rudi Ismawan bersama pengurus organisasi itu kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat melakukan silaturahmi di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (15/3/2021).

Rudi menyebutkan, saat ini pihaknya memiliki modal utama berupa lahan wakaf milik Muhammadiyah yang tidak produktif seluas 20 hektare di Sare, Aceh Besar dan 20 hektare di Desa Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya.

Di Sare, kata Rudi, PWPM Aceh akan fokus pada pengembangan sektor perkebunan seperti pisang wak, alpukat, jahe, jengkol, dan durian.

"Di Sare, salah satu tanaman yang akan kami kembangkan pisang wak. Tujuannya untuk melahirkan Pisang Sale Premium. Pemuda Muhammadiyah ingin melahirkan kembali citra makanan khas ini," katanya.

Sementara di Aceh Jaya, selain sektor perkebunan, tambah Rudi yang juga anggota Ombudsman Aceh ini, PWPM Aceh juga mengembangkan usaha peternakan berupa penggemukan sapi.

Menurut Rudi, kedua program tersebut merupakan kegiatan unggulan kepengurusan PWPM Aceh saat ini yang diberi nama Gerakan 1.000 Petani Milenial.

Total Korban Tewas 134 Orang di Myanmar, Sehari Bertambah 39 Korban, Junta Terapkan Darurat Militer

Total Korban Tewas 134 Orang di Myanmar, Sehari Bertambah 39 Korban, Junta Terapkan Darurat Militer

"Mudah-mudahan kami bisa gerakan petani milenial," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rudi meminta dukungan dan bantuan dari Pemerintah Aceh untuk kesuksesan program tersebut. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik pengembangan program tersebut.

"Saya sepakat dengan wacana ini karena dalam wabah sekalipun yang bisa bertahan cuma sektor pertanian. Sektor ini masih bisa tumbuh 30 persen dalam kondisi wabah sekalipun," ungkap Nova.

Apalagi PWPM Aceh sudah memiliki lahan, tentu program itu sudah bisa dimulai. Tapi terkait anggaran, kata Nova, pemerintah tidak bisa bantu secara langsung sebab harus masuk melalui mekanisme RPJM.

"Masa jabatan gubernur tinggal 1 tahun 3 bulan lagi. Kita jangan banyak konsep lagi menurut saya. Kalau ada satu laksanakan dulu. Kalau ada kurang, dalam perjalanan diperbaiki," pesan Nova.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved