Breaking News:

Bulan Syakban

Ini Bulan Sya'ban, Catat Tanggal Tibanya Nisfu Sya'ban Beserta Doa dan Artinya

Selain itu, bulan Sya'ban merupakan waktu yang tepat untuk berlatih membiasakan diri beramal sunah secara tertib dan kontinu

Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com - Syamsul Azman
Ilustrasi memasuki malam Nisfu Syakban. 

1. Bulan puasa sunnah

Saat bulan ini, Rasulullah SAW memperbanyak puasa sunah.

Beliau hampir berpuasa satu bulan penuh, kecuali satu atau dua hari di akhir bulan saja agar tidak mendahului Ramadan dengan satu atau dua hari puasa sunah.

Dalil yang menjelaskan terkait hal ini.

Dari Aisyah R.A berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban." (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Dalam riwayat lain Aisyah berkata:

"Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadan." (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)

Dari Ummu Salamah R.A berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali bulan Sya’ban dan Ramad}an." (HR. Tirmizi no. 726, An-Nasai 4/150, Ibnu Majah no.1648, dan Ahmad 6/293)

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menulis: "Hadits ini merupakan dalil keutamaan puasa sunah di bulan Sya’ban." (Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari)

Imam Ash-Shan’ani berkata: "Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengistimewakan bulan Sya’ban dengan puasa sunnah lebih banyak dari bulan lainnya." (Subulus Salam Syarh Bulughul Maram, 2/239)

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved