Breaking News:

Bulan Syakban

Ini Bulan Sya'ban, Catat Tanggal Tibanya Nisfu Sya'ban Beserta Doa dan Artinya

Selain itu, bulan Sya'ban merupakan waktu yang tepat untuk berlatih membiasakan diri beramal sunah secara tertib dan kontinu

Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com - Syamsul Azman
Ilustrasi memasuki malam Nisfu Syakban. 

Maksud berpuasa dua bulan berturut-turut di sini adalah berpuasa sunah pada sebagian besar bulan Sya’ban (sampai 27 atau 28 hari).

Kemudian berhenti puasa sehari atau dua hari sebelum bulan Ramadan.

Baru dilanjutkan dengan puasa wajib Ramadan selama satu bulan penuh.

Dari Aisyah RA berkata: "Aku tidak pernah melihat beliau SAW lebih banyak berpuasa sunah daripada bulan Sya’ban. Beliau berpuasa di bulan Sya’ban seluruh harinya, yaitu beliau berpuasa satu bulan Sya’ban kecuali sedikit (beberapa) hari." (HR. Muslim no. 1156 dan Ibnu Majah no. 1710)

2. Bulan kelalaian

Disebutkan dalam hadits dari Usamah bin Zaid R.A, ia berkata: "Wahai Rasulullah SAW, kenapa aku tidak pernah melihat Anda berpuasa sunah dalam satu bulan tertentu yang lebih banyak dari bulan Sya’ban? Beliau SAW menjawab:

"Ia adalah bulan di saat manusia banyak yang lalai (dari beramal shalih), antara Rajab dan Ramadan. Ia adalah bulan di saat amal-amal dibawa naik kepada Allah Rabb semesta alam, maka aku senang apabila amal-amalku diangkat kepada Allah saat aku mengerjakan puasa sunah." (HR. Tirmizi, An-Nasai dan Ibnu Khuzaimah. Ibnu Khuzaimah menshahihkan hadits ini)

3. Bulan menyirami amalan-amalan shalih

Di bulan Ramadhan dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, beristighfar, salat tahajud dan witir, salat dhuha, dan sedekah.

Bulan Sya'ban menjadi waktu yang tepat untuk berlatih membiasakan diri beramal sunah secara tertib dan kontinu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved