Breaking News:

Salam

Menunggu Produksi Massal Mobil Glueh USK

Harian Serambi Indonesia edisi Sabtu (13/3/2021) mewartakan bahwa mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Editor: hasyim
For Serambinews.com
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, bersama General Manajer PLN Aceh, Ir Abdul Mukhlis MEng melakukan Test Drive mobil listrik ‘Glueh 1.0’ di pelataran gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, (10/3/2021). 

Harian Serambi Indonesia edisi Sabtu (13/3/2021) mewartakan bahwa mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melahirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan mobil listrik generasi kedua yang diberi nama Glueh 1.0. Hasil uji coba sementara, kendaraan yang mengusung konsep mobil perkotaan (city car) ini dapat dipacu hingga kecepatan 50 kilometer per jam.

Modal pembuatannya hanya Rp 150 juta. Mobil listrik tersebut resmi diluncurkan pada Rabu (10/3/2021) oleh Rektor USK, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng didampingi General Manajer PLN Aceh, Ir Abdul Mukhlis MEng di Ruang VIP AAC Dyan Dawood. Nama mobil tersebut, Glueh, merupakan pemberian Rektor USK. Arti ‘glueh’ dalam bahasa Aceh adalah kancil.

Menurut Ketua Tim Malem Diwa, Muhammad Tajuddin ST MEng, mobil listrik Glueh 1.0 itu dibuat oleh sepuluh mahasiswa Teknik Mesin di Lab Desain dan Manufaktur, di bawah bimbingan Wakil Dekan I Fakultas Teknik USK, Dr Iskandar ST MEng Sc. Proses pembuatannya memakan waktu kurang lebih empat bulan. Didanai secara tanggung renteng: hibah PLN Rp 86 juta, selebihnya ditanggung USK.

General Manajer PLN Aceh, Ir Abdul Mukhlis MEng juga memberikan apresiasi kepada USK yang telah berhasil melahirkan karya mobil listrik tersebut. Terkait kemungkinan diproduksi massal, kata Mukhlis, akan dibicarakan lebih lanjut dengan Rektor USK. Ia berharap, kerja sama seperti ini terus terjalin antara USK dengan PLN Aceh.

Nah, pertama kita ucapkan selamat kepada USK yang kembali berhasil mencipta mobil tipe mobil kota. Mobil Glueh 1.0 ini merupakan produk lanjutan dari karya Tim Malem Diwa yang sebelumnya juga telah melahirkan mobil listrik yang diberi nama Malem Diwa. Kita patut bangga atas karya ini, karena yang menghasilkannya adalah mahasiswa. Ini menunjukkan semangat inovasi terus berkembang di USK sebagai kampus negeri tertua di Aceh. Di sisi lain, karya inovatif itu mengindikasikan bahwa proses transfer ilmu dan bimbingan dari dosen terus berlangsung dengan baik. Para dosen pun menunjukkan contoh teladan yang baik.

Mereka bukan cuma mengajar, tapi juga mencipta. Buktinya, saat peluncuran Glueh 1.0, pada saat yang sama juga diperkenalkan ‘Phui’, mobil listrik hasil penelitian dosen USK yang didanai Dirjen Dikti. Nah, sekarang publik tak ragu lagi atas kemampuan mahasiswa dan dosen Teknik Mesin USK dalam mencipta produk otomatif. Tinggal lagi, apakah berhenti setelah berhasil mencipta? Tidakkah sudah sepatutnya USK mencari sponsor untuk memproduksi mobil ini secara massal? PLN atau Bank Aceh Syariah barangkali bisa menjadi mitra. Soalnya, mobil Malem Diwa sudah berhasil dicipta, demikian pula mobil Glueh 0.1, kemudian disusul mobil Phui.

Sebelumnya pun berbagai varian drone sudah berhasil dicipta oleh USK, tapi tak satu pun yang diproduksi secara massal. Rata-rata hanya untuk kepentingan ikut lomba semata. Kenapa tidak berpikir lebih strategis, yakni menjadikan produk- produk tersebut sebagai barang dagangan untuk menambah omset USK yang kini berstatus badan layanan umum (BLU). Yang dijual secara massal oleh USK selama ini melalui Atsiri Research Center (ARC) hanyalah hand sanitizer, disinfektan, sabun cair untuk cuci piring, dan parfum berbahan minyak nilam.

Di awal-awal masa pandemi, USK juga memproduksi alat pelindung diri berupa ‘face shield’, namun tidak untuk diproduksi massal. Nah, sekarang USK harus berjuang optimal untuk mencapai status sebagai PTN bahan hukum (BH), sehingga bisa lebih leluasa berbisnis, termasuk barangkali menjadi produsen mobil listrik pertama di Aceh atau bahkan di Sumatra. Kalau ada kemauan, pasti ada jalan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved