Breaking News:

Kapolda Kunker ke Pidie dan Pijay

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, Selasa (16/3/2021), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya

Editor: bakri
Serambinews.com
Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil (tengah) menandatangani batu prasasti Sentral Pelanyanan Kepolisian Terpadu Digital (SPKTD) di Aula Wirasatya Mapolres Pidie, Selasa (16/3/2021) yang turut disaksikan oleh Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH (kiri) serta Bupati Roni Ahmad SE (tiga kanan), Ketua DPRK Mahfuddin MAP (dua kanan) serta Kajari Pidie Gembong P SH M (kanan). 

SIGLI - Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, Selasa (16/3/2021), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya (Pijay). Adapun agenda kunjungan Kapolda adalah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Polisi (Aspol) Griya Bhara Daksa Resindent di Gampong Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pijay. Selanjutnya, pukul 12.00 WIB, Kapolda bertolak ke Mapolres Pidie untuk meluncurkan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Digital (SPKTD) sekaligus pemutara video, dan  penandatanganan prasasti pemakaian gedung tersebut.

Di Pijay, peletakan batu pertama aspol tersebut dihadiri Bupati H Aiyub Abbas dan Wakilnya H Said Mulyadi SE MSi, Sekda Ir Jailani Beruramat, serta Kapolres AKBP Musbagh Ni'am SAg SH MH. Sementara di Pidie, hadir Bupati Roni Ahmad atau Abusyik dan Wakilnya Fadhlullah TM Daud, Sekda Idhami SSos MSi, KapolresAKBP Zulhir Destrian SIK MH, serta Ketua DPRK Mahfuddin Ismail MAP.

"SPKTD ini memiliki peran dan fungsi yang sangat besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di era serbadigital seperti saat ini. Pelayanan itu bisa berbentuk penerimaan dan penanganan pengaduan, atau pertolongan kepolisian lainnya," ujar Kapolda dalam sambutan singkatnya pada acara di Pidie.

Lulusan Sespim Terbaik Tahun 2006 itu mengungkapkan, personel SPKTD agar melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. Irjen Pol Wahyu Widada juga berharap semua personel yang bertugas di tempat tersebut agar senantiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara transparan dan adil guna terwujudnya keamanan dan keteriban masyarakat (kantibmas).

“Ini jadi prioritas dalam pelaksanaan tugas pokok polisi melayani masyarakat dalam segela sektor secara terintergrasi," tegas Kapolda Aceh yang merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) dan peraih penghargaan Adhi Makayasa pada tahun 1991.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, kepada Serambi, mengatakan, pelayanan SPKTD  itu terkoneksi ke semua jaringan di Satlantas, Reskrim, Intelkam,  Binmas, Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), denah lokasi, ranting pelayanan, hingga Propam. "SPKTD  juga terkoneksi dengan Comment Center yang terhubung dengan akses jalan dan pelayanan andalan akses publik se-Kabupaten Pidie. Sehingga berbagai aktivitas masyarakat mudah terkawal dan," jelasnya.

Kapolres menambahkan, fasilitas tersebut juga terhubung dengan aplikasi Karthutla (kebakabaran hutan dan lahan) serta sejumlah kegiatan lainnya. "Ada beberapa CCTV yang terpasang pada ruang publik yang  terkoneksi dengan SPKTD. Sehingga, jika ada aksi kriminal mudah diketahui pelakunya," ujarnya. (c43)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved