Breaking News:

Berita Banda Aceh

Berakhir Tahun 2027, Hendra Budian Sebut Harus Ada Konsolidasi Politik untuk Kelanjutan Otsus Aceh

Kedua lembaga ini harus melakukan konsolidasi politik untuk membahas mengenai kelanjutan otsus.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
DOKUMEN SERAMBINEWS.COM
Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian (kiri) dan Jurnalis Serambi Indonesia, Muhammad Nasir, berbincang-bincang dalam Serambi Podcast, Kamis (18/3/2021). Serambi Podcast itu mengangkat tema “Dari Parlemen Jalanan hingga Pimpinan DPR Aceh”. 

Kedua lembaga ini harus melakukan konsolidasi politik untuk membahas mengenai kelanjutan otsus.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menjelang berakhirnya dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh pada 2027 nanti, maka Pemerintah Aceh dan DPRA memiliki pekerjaan rumah yang sangat penting.

Kedua lembaga ini harus melakukan konsolidasi politik untuk membahas mengenai kelanjutan otsus.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRA Hendra Budian dalam Serambi Podcast, Kamis (18/3/2021). 

Serambi Podcast itu mengangkat tema “Dari Parlemen Jalanan hingga Pimpinan DPR Aceh”.

Seperti diketahui, sebelum bergabung ke politik dan menjadi Anggota DPRA, Hendra Budian adalah seorang aktivis. 

Hendra Budian menyampaikan, Aceh sudah sudah melewati banyak fase, mulai fase konflik bersenjata, tsunami, rehabilitas dan rekonstruksi, hingga fase pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Pameran Mobil Virtual Kembali Digelar, 18 Maret Sampai 4 April 2021, Beragam Promo Diberikan

Baca juga: Lionel Messi Menyimpan Impian Ingin Pulang Kampung di Akhir Kejayaannya di Dunia Sepak Bola

Baca juga: China Larang Mobil LIstrik Tesla Masuk Pangkalan Militer, Dituduh Sebagai Mata-mata AS

Katanya, setelah melewati begitu banyak fase tersebut, seharusnya Aceh tidak lagi berbicara tentang tematik dan kasuistik. Tapi sudah harus berbicara mengenai arah pembangunan Aceh ke depan.

“Seharusnya tidak lagi bicara tematik dan kasuistik. Tapi sudah berbicara ke mana arah selanjutnya, karena ke depan Aceh akan dihadapkan dengan segera berakhirnya dana otsus,” ujar politisi Golkar ini.

Katanya, saat ini di Aceh harus dibangun konsolidasi politik yang baik, antara Pemerintah Aceh, legislatif maupun pihak terlibat lainnya, untuk membicarakan kelanjutan otsus ke depan.

Menurutnya, memperjuangkan kelanjutan otsus akan menjadi “PR” bagi Pemerintah Aceh dan DPRA.

Di sisi lain, kata putra Bener Meriah ini, Aceh juga harus mempersiapkan diri jika ke depan dana otsus memang tidak diperpanjang lagi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved