Breaking News:

Kebakaran Kamp Rohingya

Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, 15 Orang Tewas dan 400 Lainnya Belum Ditemukan

"Orang-orang melarikan diri karena penyebaran apinya cepat. Banyak yang terluka dan saya melihat setidaknya empat mayat,"

Editor: Eddy Fitriadi
Anadolu Agency
Kebakaran hebat terjadi kamp pengungsi Rohingya di Coxs Bazar, Bangladesh selatan, Senin, 22 Maret 2021. 

SERAMBINEWS.COM -  Lima belas orang tewas dan 400 lainnya hilang setelah kebakaran besar menghancurkan rumah-rumah kumuh yang dihuni puluhan ribu Rohingya, di permukiman pengungsi terbesar di dunia di Bangladesh.

Hampir satu juta minoritas Muslim yang dianiaya, banyak di antaranya lolos dari penumpasan militer tahun 2017 di Myanmar, hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan di jaringan kamp-kamp di Tenggara Distrik Cox's Bazar, Bangladesh.

Kebakaran terjadi pada Senin (22/3/2021) dan menyebabkan sedikitnya 50.000 orang kehilangan tempat tinggal. Api melumat tempat penampungan mereka yang terbuat dari bambu dan terpal, menurut polisi dan kelompok bantuan.

Keluarga yang ketakutan melarikan diri dengan apa pun yang bisa mereka bawa, dengan orangtua yang putus asa berpisah dari anak-anak mereka karena terburu-buru saat menyelamatkan diri.

Kebakaran itu merupakan kobaran api terbaru dalam beberapa pekan terakhir dan yang terbesar sejak 2017. Pemerintah Bangladesh telah memerintahkan penyelidikan.

"Orang-orang melarikan diri karena penyebaran apinya cepat. Banyak yang terluka dan saya melihat setidaknya empat mayat," kata Aminul Haq, seorang pengungsi, seperti dikutip Channel News Asia.

Johannes Van der Klaauw, perwakilan Badan Pengungsi PBB di Bangladesh, mengatakan, sejauh ini telah dipastikan 15 orang tewas, 560 luka-luka, 400 hilang, dan sedikitnya 10.000 tempat perlindungan hancur.

"Apa yang kami lihat dalam kebakaran ini adalah sesuatu yang belum pernah kami lihat sebelumnya di kamp-kamp ini. Sangat besar. Sangat menghancurkan," kata Van der Klaauw kepada wartawan di Jenewa melalui videolink, seperti dilansir Channel News Asia.

Para pejabat menyebutkan, kobaran api tampaknya berasal dari salah satu dari 34 kamp di lahan seluas 3.200 hektare, sebelum menyebar dengan cepat ke tiga lokasi lain meskipun ada upaya untuk memadamkan api.

Asap tebal terlihat mengepul dari gubuk-gubuk yang berkobar dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, ketika ratusan petugas pemadam kebakaran dan pekerja bantuan menarik pengungsi ke tempat yang aman.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api pada Senin tengah malam.(*)

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul ‘Kebakaran Hancurkan Kamp Pengungsi Rohingya, 15 Tewas dan 400 Lainnya Hilang’

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved