MotoGP 2021
Marc Marquez Dipastikan tak Bisa Balapan pada Dua Seri MotoGP Qatar 2021
Kondisi kesehatan yang belum 100 persen prima, menjadi alasan utama pembalap 8 kali Juara Dunia itu absen di dua seri MotoGP Qatar 2021.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM – Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marques dipastikan absen pada dua seri MotoGP Qatar 2021.
Kepastian absennya Marc Marquez di MotoGP Qatar 2021 disampaikan secara resmi oleh tim Repsol Honda pada Senin (23/3/2021) malam.
Marquez yang sedang dalam kondisi perawatan dan kesehatan yang belum 100 persen prima, menjadi alasan utama pembalap 8 kali Juara Dunia itu absen di dua seri MotoGP Qatar 2021.
Barwa Grand Prix of Qatar di srikuit Losail International Circuit pada Minggu (28/3/2021), menjadi balapan perdana musim ini.
Baca juga: Terbentur Izin Dokter, Tim Repsol Umumkan Marc Marquez Absen di Seri Pembuka MotoGP 2021
Baca juga: Valentino Rossi Akui tak Terbebani dengan Kembalinya Marc Marquez di Sirkuit Balapan MotoGP
“Tim medis dari Rumah Sakit Ruber Internacional, telah mempertimbangkan tidak mengikuti kompetisi akhir pekan ini di Qatar,” tulis keterangan tersebut di situs MotoGP.com, dikutip Selasa (23/3/2021).
“Dan (Marc Marquez) akan absen pada pembukaan musim di seri Barwa Grand Prix of Qatar,” sambungnya.

Seperti diketahui, Marc Marquez telah absen sejak mengalami kecelakaan pada balapan MotoGP Spanyol musim lalu.
Hingga kini, pembalap berjulukan The Baby Alien itu belum mendapatkan izin dari tim dokter yang menanganinya untuk kembali turun ke lintasan balap.
Dalam tinjauan tim medis yang dipimpin oleh dokter Samuel Antuna dan Ignacio Roger de Ona, pemulihan operasi ketiga pada akhir tahun lalu telah menunjukkan peningkatan yang baik.
Tulang lengan yang mengalami infeksi diklaim telah mendapat respon klinis yang cukup baik setelah dilakukan intensifikasi pelatihan.
Baca juga: Kondisi Kesehatannya Membaik, Marc Marquez Mulai Latihan Menunggangi Motor Gede
Baca juga: Jelang MotoGP Qatar 2021, Valentino Rossi Butuh Pesaing dan Motivasi untuk Balapan
Meski demikian, tim dokter tidak mengizinkan Marquez untuk turun balapan di dua seri pembukaan musim ini.
“Mengingat periode waktu dan kondisi saat ini dari proses konsolidasi tulang Marques masih belum pulih sepenuhnya,” bunyi pernyataan itu.
Oleh karena itu, tim dokter yang dipimpin Dokter Samuel Antuna dan Ignacio Roger de Ona tidak mengeluarkan rekomendasi untuk Marquez mengikuti MotoGP Qatar 2021.
Marquez akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan pada bulan depan, tepatnya 12 April 2021.
Oleh karena itu, tampaknya Marquez juga tidak turun dalam balapan TISSOT Grand Prix of Doha di sirkuit Losail International Circuit pada 4 April 2021.
Baca juga: Mantan Dokter MotoGP Sindir Marc Marquez Tak Tahu Terima Kasih, Seperti Kacang Lupa Kulit
Baca juga: Marc Marquez Kemungkinan Masih akan Absen dalam Beberapa Seri Awal MotoGP 2021
Apakah Grand Prix Portugis pada 18 April 2021 akan menjadi tempat kembalinya pembalap Spanyol berusia 28 tahun itu?
Patah Lengan
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengalami nasib sial dalam seri pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez.
Marc Marquez terpelanting ketika melintasi tikungan 4 di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020), saat balapan menyisakan empat lap.
Pebalap asal Spanyol tersebut sebenarnya masih mampu bangkit setelah terpelanting dan kemudian menjalani perawatan sedini mungkin.
Kecelakaan bermula ketika rider berjuluk The Baby Alien itu hendak menyalip Maverick Vinales di urutan kedua.
Akan tetapi, dia kehilangan keseimbangan dan terpental ke gravel.
Tubuhnya juga sempat bersenggolan dengan motor miliknya sebelum sang pebalap berhenti terguling-guling.
Setelah menjalani perawatan, luka Marquez cukup parah karena mengalami patah lengan kanan.

Spesialis traumatologi MotoGP, Dr Mir, menjelaskan bahwa cedera yang dialami kakak Alex Marquez akibat tertimpa ban depan motornya.
"Marc Marquez mengalami cedera parah," kata Mir mengawali.
"Sepertinya akibat benturan langsung dengan ban depan dengan lengan kanannya," jelasnya dikutip Crash.
"Hal itu menyebabkan patah pada pangkal humerus (tulang lengan), patahan yang besar namun tidak sampai putus."
"Ada kemungkinan terjadi paralisis di saraf, namun kami tidak terlalu yakin," jelas Dr Mir.
Akibat kecelakaan yang dialaminya, Marquez harus menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus Barcelona pada Selasa (21/7).
Dr Mir yang akan memimpin operasi peraih delapan gelar juara dunia tersebut.
Tim dokter juga belum bisa memastikan kapan Marquez bisa kembali membalap.
Namun, hal ini bisa menjadi akhir dari performa setiap pebalap jika mengalami kecelakaan.
Sebab, seri MotoGP musim ini hanya ada 13 seri.
Satu kali absen bisa memupus langkah mereka berada di jalur kemenangan.
Marc Marquez Akan Ditangani Dokter Langganan yang Pernah Rawat Gerry Salim dan Javier Saviola
Juara dunia delapan kali, Marc Marquez, menderita kecelakaan besar pada balapan perdana Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (19/7/2020).
Marc Marquez kini akan ditangani oleh dokter Xavier Mir, spesialis patah tulang langganan pebalap MotoGp dan juga bintang olahraga lain.
Para tim medis telah mengatakan bahwa rider Repsol Honda itu mengalami retak tulang di tangan kanannya.
Namun, mereka tak akan mengambil tindakan hingga Selasa (21/7/2020) karena para dokter perlu menstabilkan lengannya.
Dokter Xavier Mir sendiri telah mengutarakan bahwa cedera sang pemain disebabkan oleh tabrakan keras dengan motornya.
"Marc Marquez menderita cedera yang terlihat berasal dari tabrakan langsung roda motor dengan tangan kanannya, yang menyebabkan keretakan di batang humerus," ujarnya seperti dikutip dari Crash.net.
"Cedera ini telah diimobilisasi di sini sebelum ia dipindah ke Barcelona untuk perawatan menyeluruh.
" Menurut situs Topdoctors.es, dokter Xavier Mir merupakan pakar cedera tangan dan trauma olahraga. Ia merupakan direktur Unit Operasi Tangan dan Microsurgery di ICATME (Insitut Traumalogy dan Pengobatan Olahraga Catalan) yang beroperasi di Rumah Sakit Universitario Dexeus, Barcelona.
Insititut tersebut dibilang sebagai "tolak ukur dalam pengobatan olahraga dan profesional level elite." Dokter Xavier bukan orang baru bagi Marc Marquez.
Terkini, ia menangani operasi bahu sang Baby Alien setelah Marquez mengalami dislokasi saat menjalankan sesi tes MotoGP Jerez pada akhir November 2019.
Sang dokter telah menangani Marquez setidaknya hingga April 2015 saat Marquez menjalani operasi jari di tangan kiri.
"Sekali lagi, saya berterima kasih kepada dr Mir. Kami tak tahu akan bagaimana tanpanya," cuit Marquez di Twitter ketika itu.
Pebalap muda Indonesia, Gerry Salim, juga pernah dirawat oleh dr Xavier Mir setelah ia mengalami kecelakaan di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada ajang Moto2 FIM CEV Repsol Series, Juni 2019.
Ketika itu, pebalap binaan PT Astra Honda Motor ini mengalami patah tulang selangka atau bahu sebelah kanan.
Gerry Salim jalani proses penyembuhan usai operasi tulang selangka kanannya berjalan lancar di Barcelona pada Juni 2019.
Beberapa pebalap elite yang pernah menjadi pasien dr Xavier Mir adalah Dani Pedrosan dan Jorge Lorenzo.
Mir juga menangani operasi arm pump Fabio Quartararo pada pertengahan musim 2019.
Sang dokter juga punya klien lain di luar dunia MotoGP, sebut saja mantan penyerang Barcelona, Javier Saviola, dan pemain tim basket Real Madrid, Sergi Vidal.
Marc Marquez menjalani balapan penuh drama pada seri pembuka MotoGP 2020 tersebut.
Ini adalah kali pertama MotoGP kembali dalam delapan bulan terakhir karena pandemi virus corona.
Pada lap kelima, bagian depan motor Marquez kehilangan grip pada tikungan keempat ketika ia tengah memimpin balapan.
Namun, sang juara dunia secara ajaib bisa menyelamatkan motornya walau ia masuk ke gravel trap.
Pebalap bernomor 93 itu kembali ke lintasan pada lap ke-16 tetapi Marquez mengamuk di lintasan dan sudah kembali ke posisi podium pada lap ke-20.
Namun, Marquez mengalami kecelakaan highside saat berupaya menyerang Maverick Vinales untuk posisi kedua pada lap ke-22.
Ia terlempar dari tunggangannya saat memasuki Tikungan 3 ke arah kiri.
Marquez mendarat dengan keras di lintasan dan sempat tertabrak oleh motor RC213V-nya sendiri sebelum ia sliding ke gravel.
Marquez bisa berjalan dari lokasi kecelakaan tetapi ia akhirnya dipasang penyanggah leher saat dibawa ke ambulans.(*)
Baca Juga Lainnya:
Baca juga: Banyak Artis Tampil Berhijab Jelang Ramadhan, Dinar Candy Beri Sindiran Pedas: Biar Diundang di TV?
Baca juga: Bocoran Spoiler One Piece chapter 1008: Rahasia Buah Iblis Momonosuke Terbongkar
Baca juga: Kisah Rumah Tangga Hancur Gegara Mertua Ikut Campur, dari Masalah Jaga Anak hingga Diceraikan Suami