Breaking News:

Berita Banda Aceh

Alhamdulillah! Dua Sumur Wakaf Ureung Aceh Mengalir ke Rumah-rumah Warga di Gaza, Palestina

Pembangunan sumur wakaf Palestina hasil kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf sejak Mei 2020.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Kaum muslim Palestina menyambut rasa harusnya atas pembangunan dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza dan menyampaikan terima kasih atas kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf. 

Pembangunan sumur wakaf Palestina hasil kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf sejak Mei 2020.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - "Alhamdulillah! Dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza rampung," pekik haru staf ACT Aceh saat mendapat update implementasi program wakaf sumur di Palestina.

Pembangunan sumur wakaf Palestina hasil kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf sejak Mei 2020 terbilang sangat progresif.

Proses pembangunan Sumur Wakaf Ureung Aceh dimulai awal Maret 2021 di kota Al-Musaddar yang berlokasi di Jalur Gaza dan Al-Shayma di Kota Beit Lahia Gaza Utara.

Pada tanggal 22 Maret 2021, kedua sumur wakaf tersebut telah berhasil mengalirkan air bersih layak konsumsi.

Momen ini disambut suka cita oleh ribuan warga setempat yang didominasi oleh masyarakat prasejahtera.

Baca juga: Bukan Sekali, Suami Sering Pergoki Bu Kades Berhubungan dengan Bawahan, Kini Rumah Tangga Hancur

Kaum muslim Palestina menyambut rasa harusnya atas pembangunan dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza dan menyampaikan terima kasih atas kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf.
Kaum muslim Palestina menyambut rasa harusnya atas pembangunan dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza dan menyampaikan terima kasih atas kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Akibat bombardir Zionis, lapisan tanah di Gaza rusak total dan 97persen air tercemar limbah beracun, sehingga perlu upaya ekstra untuk memperoleh air tanah yang masih layak konsumsi.

Pekan lalu, dua sumur Ureung Aceh di Kota Al-Musaddar dan Al-Shayma, masih dalam proses pengeboran dengan kedalaman lebih dari 40 meter.

Rumah-rumah warga di Jalur Gaza ini juga dilengkapi dengan pipa besar agar sumur dapat mengalirkan air bersih yang melimpah untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang bermukim di area tersebut.

Kini dua sumur tersebut telah mengalirkan air segar yang langsung bisa diminum.

Tampak senyum bahagia mengembang di wajah masyarakat setempat saat pipa-pipa yang tersambung dengan lubang sumur mulai memancarkan air yang berlimpah. Anak-anak tertawa riang menikmati semburan air yang begitu mereka idamkan sejak lama.

Baca juga: Tiba-tiba Kursi Lontar Aktif, Tiga Awak Pengebom Rusia Tewas

Dua kota ini dihuni oleh sekitar 14 ribu hingga 15 ribu penduduk yang 85persen di antaranya adalah masyarakat prasejahtera.

Belasan tahun blokade Zionis ciptakan krisis akumulatif termasuk anjloknya ekonomi.

Bukan hanya tidak mampu membeli air layak konsumsi, kondisi ekonomi yang rendah juga membuat masyarakat di Beit Lahia harus merasakan kurangnya pasokan listrik, tingginya angka pengangguran dan kemiskinan, dan runtuhnya sektor perikanan.

Begitu pula dengan Kota Almusaddar yang masyarakatnya didominasi oleh petani zaitun dan sayur musiman dengan penghasilan rendah.

Letaknya yang berada di dataran tinggi turut mempengaruhi akses air di wilayah ini.

Baca juga: Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa TNI secara Kasar, Dandim Turun Tangan

Kaum muslim Palestina menyambut rasa harusnya atas pembangunan dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza dan menyampaikan terima kasih atas kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf.
Kaum muslim Palestina menyambut rasa harusnya atas pembangunan dua sumur wakaf ureung Aceh di Gaza dan menyampaikan terima kasih atas kedermawanan dan kepedulian masyarakat Aceh melalui Lembaga ACT-Global Wakaf. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Kondisi sosial ekonomi yang rendah membuat masyarakat di Kota Almusaddar belum mampu membangun sarana akses air bersih seperti sumur.

Sumur wakaf Ureung Aceh menjadi pelita harapan bagi belasan ribu warga di dua kota tua ini.

"Terima kasih ACT, terima kasih Indonesia," teriak antusias anak-anak di Beit Lahia sambil memegang papan bertuliskan Teurimong Gaseh atau terima kasih dalam bahasa Aceh.

Tim Global Wakaf ACT berupaya untuk memenuhi komitmennya dalam pembangunan sumur wakaf Palestina sesuai dengan visinya yakni membangun sejatinya kehidupan.

"Saya turut bahagia atas kedermawanan ureung Aceh untuk membantu saudara kita di Palestina hingga terwujudlah pembangunan dua sumur wakaf ini. Semoga Allah membalas kebaikan masyarakat Aceh dengan pahala yang terus mengalir seperti air yang dialirkan nantinya dari sumur wakaf ini," ujar Lisdayanti Kepala Cabang ACT Aceh.

Baca juga: Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, 15 Orang Tewas dan 400 Lainnya Belum Ditemukan

Proses penggalangan dana ini sendiri sebutnya berlangsung dengan keterlibatan banyak pihak, seperti dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Pemuda Peduli Palestina (P2S) melakukan penggalangan di jalan selama sebulan dan bersama ACT masuk ke dayah-dayah.

Lalu ke sekolah, majelis taklim, masjid-masjid, dan juga secara perorangan agar sumur wakaf ini terwujud.

Hingga pada akhirnya sebutnya, sumur wakaf yang tadinya ditargetkan satu sumur kini terwujud dua sumur wakaf Ureung Aceh untuk warga Gaza, Palestina.

Selain sumur wakaf untuk Palestina, ACT Aceh juga mempunyai program Wakaf Rumah Palestina.

Pada program tersebut, ACT- Global Wakaf menginisiasi pembangunan apartemen untuk masyarakat Palestina yang saat ini tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Baca juga: Cincin dari Jari Tangan Bocah Tak Bisa Dilepas, Petugas Pemadam Kebakaran Turun Tangan

Lewat program ini, ACT Aceh mengajak seluruh dermawan di Aceh untuk ikut membantu warga Palestina melalui wakaf.

Sahabat Dermawan Aceh dapat berwakaf tunai dengan berdonasi melalui rekening; atas nama Global Wakaf - Bank Aceh Syariah 01001930009312, atau BNI Syariah 1010000137. Lalu konfirmasi bukti transfer dapat Sahabat Dermawan kirimkan melalui Whatsapp ke 0822 8326 9008.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ACT Aceh lainnya, sebut Lisdayanti dapat diakses melalui aceh.indonesiadermawan.id(*)

Baca juga: Beredar Foto Ibu Bersama Balita Menyusui di Sel Lapas Idi Aceh Timur, Ternyata Begini Kasusnya

Baca juga: Selain Gandakan Uang Palsu, Pria Gondrong Ini Tersangka Persetubuhan Anak, Nikahi Gadis Bawah Umur

Baca juga: Ayah Tewas di Rumah Anak Kandung, Ada Luka Sayatan di Wajah, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved