Breaking News:

Disbudpar Aceh Gelar Festival Tari Kreasi Baru

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Tari Kreasi Baru tingkat Kabupaten/Kota

Editor: bakri
YARMEN DINAMIKA
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaludin MSi sedang membuka Rapat Koordinasi Pembahasan Pariwisata dan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Aceh di aula dinas tersebut, Rabu (10/3/2021) siang. 

BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Tari Kreasi Baru tingkat Kabupaten/Kota. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Tertutup Taman Seni dan Budaya Aceh, 23-24 Maret 2021. 

Kegiatan tersebut juga disiarkan secara streaming melalui channel akun Youtube “Disbudpar Aceh” dan Facebook “Serambi on TV”.  Masyarakat umum pecinta tarian kreasi baru dapat menikmati dan menyaksikan festival itu melalui kanal Youtube tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui Kepala Bidang Bahasa dan Seni, Nurlaila dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/3/2021) mengatakan, tercatat ada 13 grup peserta Tari Kreasi Baru yang akan mengikuti lomba difestival kali ini, antaranya ada yang berasal dari Pidie Jaya, Takengon, Aceh Besar, dan Banda Aceh

Dikatakan, penampilan para peserta akan dinilai oleh tim juri yang berkompeten dengan mempedomani persyaratan yang sudah disepakati dengan perwakilan peserta, melalui technical meeting yang sudah dilaksanakan pada19 Maret 2021 di Banda Aceh.

Ia menyebutkan, Festival Tari Kreasi Baru 2021 ini mengusung tema “Aceh Stories” bertujuan untuk memfasilitasi pegiat seni tari untuk menuangkan kreativitas dalam karya yang menarik dan layak tampil dipanggung pertunjukan baik skala even lokal maupun nasional. 

"Kita tahu bahwa kesenian Aceh menyimpan banyak khazanah untuk digali dan dikembangkan, agar kekayaan seni budaya dapat terus terpelihara dan terjaga," sebutnya.

Pihaknya berharap kesenian Aceh terus tumbuh berkembang dan menjadi kebanggaan bagi generasi penerus untuk mencintai dan melestarikan keuneubah indatue, dengan semakin giatnya melakukan inovasi agar berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Disamping itu, ia menjelaskan Tari Kreasi adalah jenis tarian yang terus mengalami perkembangan dan penambahan yang dimodifikasi secara kreatif dengan tidak menghilangkan unsur tradisinya maupun nilai-nilai yang menjadi filosofi tarian itu sendiri. 

Selain gerakan tariannya, irama dan busana juga ditampilkan beragam yang dipadupadan secara apik tanpa menghilangkan unsur tradisi, sehingga dalam perkembangannya akan melahirkan karya atau tarian baru yang lebih dinamis.

Sementara Kepala Bidang Bahasa dan Seni, Nurlaila menyampaikan kebiasaan baru di era new normal ini mengharuskan pekerja seni juga perlu menyesuaikan konsep pertunjukan.  "Tak hanya soal keamanan, kenyamanan dan keluwesan berkarya, kita juga diharuskan untuk mengimplimentasikan protokol kesehatan secara ketat," sebutnya.

Dikatakan, untuk itu pada setiap pertunjukan kesenian yang diselenggarakan semua pihak yang terlibat diharapkan selalu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved